Pasar Malam & Permainan Rakyat Tak Tergerus Modernisasi

KITAMUDAMEDIA, Bontang – Pasar malam dan beragam permainan rakyat hampir tak tergerus waktu. Kelihatannya memang kuno jika dibanding permainan era modernisasi. Tapi kenyataannya seperti gula dan semut. Lihat saja, setiap kali digelar, ratusan pengunjung berbondong – bondong. Tua, muda, anak – anak bahkan balita seolah tidak ingin ketinggalan.

Pasar malam Dufan Ceria asal Kota Bitung, Sulawesi Utara ini menjadi magnet para pecinta permainan tradisional. Seperti namanya, Dufan Ceria adalah refleksi Dunia Fantasi di Ibu Kota, sorot lampu warna warni dengan musik energik seakan memecah malam. Pengunjung silih berganti datang dan pergi, semakin malam semakin ramai. Mungkin karena kedatangan rombongan Dufan Ceria kali ini bertepatan dengan bulan suci ramadhan 1440H.

Yang terpenting untuk bermain di wahana ini, tak perlu merogoh kocek dalam – dalam, cukup 10 ribu rupiah untuk harga tiket masuk setiap arena. Terbilang murah karena semua permainan digerakkan dengan tenaga manusia alias manual. Mulai dari trampoline,  taman bermain, kora kora, komedi putar, kincir angin, rumah hantu, pertunjukan tong edan, rumah balon, gelombang asmara,kereta api dino, kolam mancing dan lempar gelang berhadiah.

Bukan kali pertama para pemburu rezeki ini mengunjungi Kota Bontang. Mereka berpindah dari satu tempat ke tempat lainnya, mulai dari Kota, Kabupaten, Desa bahkan Kampung.

Riko, pria berambut pirang yang bertugas menggerakkan komedi putar ini mengatakan setiap tempat yang mereka kunjungi biasanya dijatah selama 30 hari, sebelum berpindah ke daerah lainnya. Rutinitas tersebut terus ia dan 39 anggota lainnya lakukan, sampai saat libur tiba setelah satu tahun bertualang.

“Satu tempat itu biasanya 1 bulan, jadi kalau sekarang ini (18/5/2019) berarti sampai habis lebaran nanti,” paparnya.

Selama bertugas, hampir seluruh pekerja pasar malam ini, tinggal di kawasan sekitar dengan membuat tenda istirahat atau bilik – bilik kecil sebagai tempat bernaung bahkan tak jarang ada yang memilih tidur di loket penjualan karcis berukuran sekira 1.5 x 1 meter.

Wahana Dufan Ceria ini buka dari pukul 19.30 sampai 23.30 WITA atau hingga pengunjung habis. Dalam semalam omset jutaan rupiah bisa mereka raup dari berbagai jenis permainan. (Ad/Zk)

Leave a Reply

Hi Kawula Muda
Powered by