RSUD Taman Husada Bontang Resmikan Ruang Hemodialisa Baru, Wali Kota Minta Pelayanan Ditingkatkan

KITAMUDAMEDIA, Bontang – Rumah Sakit Umum Daerah Kota Bontang (RSUD) Taman Husada menambah fasilitas kesehatan baru untuk meningkatkan pelayanan terhadap pasien. Jumat pagi ( 25/10/2019) Wali Kota Bontang, Neni Moerniaeni meresmikan ruang cuci darah, hemodialisa.

Ruangan bernuansa warna mocca tersebut berada dilantai dua RSUD dengan 14 mesin cuci darah. 

Dijelaskan dr. I Gusti Made Suardika Sp.A Direktur RSUD Taman Husada Bontang,  sebelumnya RSUD hanya memiliki 7 mesin pencuci darah, namun seiring dengan meningkatnya pasien gagal ginjal maka pihak rumah sakit berupaya menambah 7 unit baru mesin pencuci darah dengan ruangan yang lebih besar dan nyaman.

” Dulu kita cuma punya 7, sekarang sudah bertambah menjadi 14. Karena pasien kita sudah banyak, sekarang ada sekitar 100 orang yang seminggu harus 2x melakukan cuci darah,” jelasnya.

Sementara itu, Wali Kota Bontang, Neni Moerniaeni menyambut baik ruang hemodialisa yang baru dan berharap dengan penambahan fasilitas tersebut, RSUD akan kembali naik ke tipe B dan menjadi RS rujukan bagi pasien dari daerah lain.

” Harus jadi PR untuk kita semua, RSUD harus kembali ke tipe B, kalau melihat fasilitas yang kita miliki. Dan rumah sakit kita layak untuk jadi rumah sakit rujukan bagi pasien dari daerah lain,” ungkapnya.

Dalam kesempatan yang sama, Hamzah Nur, salah seorang pasien yang juga Ketua Forum peduli  ginjal RSUD menyampaikan kebahagiaannya dengan fasilitas cuci darah yang baru. Baginya dan ratusan pasien lainnya  mesin cuci darah adalah pemberi harapan hidup.

” Seminggu kami harus cuci darah 2 kali, jadi dengan tambahan mesin yang sekarang, semua pasien sangat terbantu,” paparnya.

Pengguntingan pita tanda diresmikannya ruang hemodialisa RSUD Taman Husada Bontang

Peresmian ruang hemodialisa ditandai dengan pengguntingan pita dan penandatanganan prasasti oleh Wali Kota Bontang, Neni Moerniaeni didampingi jajaran manajemen RSUD Taman Husada, pejabat pemerintahan, anggota DPRD dan stakeholder.(KA)

Leave a Reply