Tinjau Lapangan, Komisi III Sebut Pengerjaan Proyek Trotoar dan Drainase, Lamban!!!

KITAMUDAMEDIA, Bontang – Pengerjaan trotoar dan drainase di Jalan Jenderal Sudirman mendapat sorotan dari Komisi III DPRD Bontang. Pengerjaan proyek yang menelan anggaran senilai Rp 1,2 Miliar dinilai lamban. Saat ini progresnya baru mencapai 25 persen, sementara deadline pengerjaan harus selesai pada 14 Desember 2019.

Ketua Komisi III DPRD Bontang Amir Tosina, mempertanyakan prioritas pengerjaan peningkatan drainase dan trotoar di Jalan Jenderal Sudirman Kelurahan Tanjung Laut Bontang Selatan, saat melakukan peninjauan  bersama anggota Komisi III, Agus Suhadi dan Abdul Samad.

“Ini mengganggu aktivitas masyarakat, terlebih saat ada antrian BBM, jadi susah lewat. Mestinya pengerjaan yang didahulukan itu titik-titik yang mendesak,” katanya.

Komisi III DPRD Bontang Tinjau Pengerjaan Trotoar di Jalan Jenderal Sudirman Tanjung Laut

Komisi III pun berencana akan memanggil pihak kontraktor. Anggota Komisi III DPRD Agus Suhadi turut menyayangkan, cara kerja kontraktor yang menangani proyek tersebut.

“Harusnya kerjanya bertahap. Digali lalu dikerjakan. Tidak semuanya digali lalu ditinggal, jadinya tidak beraturan,” jelasnya.

Lambannya pengerjaan tersebut tidak dipungkiri oleh Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kota (PUPRK) Bontang. Dikatakan Kasi Pemeliharaan Bina Marga sekaligus Pejabat Pelaksana Teknis Kegiatan (PPTK) proyek itu Bambang Danisworo, pengerjaan jauh dari target salah satunya disebabkan karena kurangnya tenaga kerja.

“Iya memang harus menambah manpower (tenaga kerja), termasuk penambahan waktu lembur,” ujarnya.

Selain karena kurangnya tenaga kerja, lambannya pengerjaan juga disebabkan sejumlah bahan material yang belum tiba di Bontang.

“Semestinya sudah 50 persen pengerjaan. Tapi kalau pun diberi tambahan waktu, denda perhari akan tetap berjalan. Kalau sudah diberi Addendum dan tidak juga selesai, mau tidak mau di blacklist,” tandasnya. (Yulianti Basri/KA)

Leave a Reply

Hi Kawula Muda
Powered by