Sejumlah Siswa Trauma, Ini yang Dilakukan SMA IT DHBS

KITAMUDAMEDIA, Bontang – Tenggelamnya 3 siswa SMA IT DHBS menjadi pukulan keras bagi pihak sekolah. Hal ini lantaran 20 siswanya pada Sabtu sore lalu (16/11/2019) meminta izin untuk jogging di sekitar sekolah, justru bermain di pantai tanpa adanya pendampingan dari para guru.

Menurut Kepala Sekolah SMA IT DHBS Suparman, pihak sekolah tak menampik memberikan izin kepada siswanya untuk jogging di sekitar sekolah, hal ini lantaran siswanya kerap meminta izin untuk berolahraga.

“Sudah sering anak-anak izin untuk jogging, kami mengizinkan karena hanya di sekitar asrama,” katanya.

Pasca kejadian tersebut, sejumlah siswa yang menyaksikan kejadian itu pun menjadi trauma. Pasalya, saat kejadian sekitar 20 siswa bermain bersama di pantai Lalo, Bontang Lestari. Beberapa siswa yang melihat langsung kejadian tersebut, kini dipulangkan sementara.

“Ada beberapa yang trauma, sehingga diizinkan untuk pulang. Tapi besok kembali lagi ke asrama,” ujarnya.

Berkaca dari kejadian ini, pihak sekolah berjanji akan melakukan evaluasi, termasuk memperketat izin keluar masuk asrama.

“Ini jadi pelajaran bagi kami untuk lebih waspada dan memperhatikan keamanan para siswa ketika izin keluar asrama,” tuturnya.

Saat kejadian, orang pertama yang tenggelam yakni Shafa Septia Naufal Heriawan. M Chairil Ihsan yang berupaya menolong, ikut tenggelam. Tak tega melihat kedua rekannya, Cavan Rijal Fairul Zul Jamal pun berupaya menolong menggunakan perahu kecil. Shafa diketahui sudah berhasil naik, sayangnya perahu tersebut terbalik hingga membuat ketiganya meregang nyawa.

“Sempat ada dua orang yang pinjam motor dan langsung laporan ke sekuriti. Yang duluan ditemukan Shafa tapi sudah dalam kondisi tak sadarkan diri,” pungkasnya. (Yulianti Basri /Ka)

Leave a Reply

Hi Kawula Muda
Powered by