Awesome Logo
Tersedia ruang iklan, informasi hubungi 08125593271                    Segenap Pimpinan dan Redaksi Kita Muda Media Mengucapkan Marhaban ya... Ramadhan 1442 H, Mohon Maaf Lahir dan Batin                    Patuhi Protokol Kesehatan dan Jaga Imunitas                    Follow Medsos KITAMUDAMEDIA FB : kitamudamedia, Fan Page FB : kitamudamedia.redaksi, IG : kitamudamedia.redaksi, Youtube : kitamudamedia official                                   Selamat Menjalankan Ibadah Puasa 1442 H                         

Tukang Pijat Tewas di Musim Corona, Tim Medis Evakuasi dengan APD Lengkap dan Selidiki Penyebab Kematian

KITAMUDAMEDIA, Bontang – Penyebab kematian warga RT 01 Kelurahan Bontang Baru, Kecamatan Bontang Utara yang ditemukan tak bernyawa di kamar kosnya, Kamis (2/4/2020) kini dalam proses penyelidikan kepolisian. Hal itu diungkapkan Kapolres Bontang, AKBP Boyke Karel Wattimena, saat dihubungi redaksi kitamudamedia.com melalui telepon seluler. 

Menurut orang nomor satu di jajaran Polres Bontang itu, yang bersangkutan ditemukan tak bernyawa dalam situasi pandemi corona. Untuk itu pihaknya tak ingin gegabah dalam penanganan mayat tersebut, sehingga kepolisian meminta bantuan kepada tim medis. 

“Evakuasi mayat dilakukan tim medis lengkap menggunakan Alat Pelindung Diri (APD), karena kami tidak mau gegabah dalam penanganan,” ujarnya. 

Sementara, penyebab kematian korban, masih dalam penyelidikan. AKBP Boyke mengatakan, pihaknya masih akan berkoordinasi dengan pihak RSUD Taman Husada Bontang, yang melakukan penanganan dan evakuasi terhadap mayat. 

“Tadi Tim Inafis yang turun, tapi kan tim kami belum bisa bekerja, karena kondisi mayat seperti itu. Kami akan terus berkoordinasi dengan tim medis yang menangani ini,” terangnya. 

Diketahui, Warga RT 01 Bontang Baru Kecamatan Bontang Utara dihebohkan dengan adanya penemuan mayat di lingkungan mereka, Kamis (2/4/2020) sekira pukul 10.00 Wita.

Bs (45) ditemukan tak bernyawa dalam kamar kosnya. Dikatakan Ketua RT 01 Bontang Baru Didit Fajarianto, kondisi korban yang sehari-harinya bekerja sebagai tukang pijat keliling, dalam posisi tengkurap, dengan mengeluarkan darah pada bagian mulut.

Warga pun tak berani mendekat ataupun menyentuh mayat tersebut, sebelum tim medis datang ke lokasi. Dikatakan Didit, saat kejadian ia langsung menelpon ke call center Public Service Center (PSC). Korban kemudian dijemput oleh tim medis menggunakan ambulance dengan menggunakan APD lengkap.

Baca Juga  Panen Kritikan untuk Pemerintah Usai Menaikkan Harga BBM

“Kami gak berani mendekat atau menyentuh korban, makanya tunggu polisi dan tim medis. Sekira jam 11.00 Wita baru dilarikan ke RSUD,” ungkapnya.

Reporter : Yulianti Basri

Editor : Kartika Anwar 

Ikuti Fans Page Kami

Leave a Reply