Cerita Arni Selama Diisolasi, Pasien Positif Corona yang Dinyatakan Sembuh

KITAMUDAMEDIA, Bontang – Pasien terkonfirmasi positif Covid-19 Arniwati yang telah dinyatakan sembuh, dipulangkan hari ini, Sabtu (4/4/2020). Wanita berusia 24 tahun tersebut, kini dalam kondisi sehat, setelah menjalani isolasi di RSUD Taman Husada Bontang, sejak 20 Maret lalu.

Pasien dari klaster KPU tersebut tak sendirian. Komisioner KPU Bontang, Antoni Lamini, dengan status Pasien Dalam Pengawasan (PDP) juga diperkenankan pulang.

Saat dihadirkan di Gedung PSC, Sabtu (4/4/2020) Arni menceritakan 9 hari pasca kepulangannya dari Jakarta, ia tidak mengalami gejala apapun. Namun setelah dilakukan pemeriksaan, tepat 23 Maret lalu, pegawai KPU Bontang ini dinyatakan positif.

“Saya tidak ada gejala apapun. Saat tahu positif, sempat berpikir kenapa harus saya, tapi saya harus bersiap, mungkin memang Tuhan sudah menakdirkan ini,” cerita Arni kepada awak media yang hadir.

15 hari menjalani isolasi di RSUD Taman Husada Bontang, Arni kini dapat kembali pulang ke kediamannya, di RT 07 Bontang Baru Kecamatan Bontang Utara.

Selama dirawat, ia mengaku senantiasa berpikir positif, dan yakin akan sembuh. Benar saja, usai menjalani dua kali tes swab, hasilnya dinyatakan negatif.

“Saya mendapat dukungan dari keluarga dan teman-teman di KPU. Jadi diisolasi tidak sekejam yang dipikirkan, karena saya mendapatkan pelayanan yang maksimal, bahkan olahraga juga di dalam sana,” ungkapnya.

Selama diisolasi, Arni tak diperkenankan bertemu dengan keluarga. Satu-satunya cara untuk melepas kerinduan, hanya dengan video call.

“Jaga kesehatan, cukup saya saja yang positif di Bontang ini, jangan sampai ada lagi yang lain,” tuturnya.

Hal pertama yang akan dilakukan Arni ketika sampai di rumah adalah melepas rindu dengan kamar kesayangan. “Sampai rumah saya mau menikmati kamar dulu, santai,” ungkapnya dengan senyum sumringah.

Baca Juga  DPC Demokrat Buka Penjaringan Caleg 2024, Tanpa Mahar

Sementara Direktur RSUD Taman Husada Bontang, dr I Gusti Made Suardika, menyebut pasien yang sudah dinyatakan sembuh, sudah tidak dalam pengawasan, lantaran sudah tidak ada virus di dalam tubuhnya.

“Dua kali hasilnya negatif, tidak ada lagi virusnya,” ungkapnya.

Reporter : Yulianti Basri
Editor : Kartika Anwar

Ikuti Fans Page Kami

Leave a Reply