Dibuka! Rusunawa Loktuan – Guntung Fasilitas Lengkap tapi Sepi Peminat

KITAMUDAMEDIA, Bontang – Pendaftaran calon penghuni Rusunawa Guntung dan Loktuan mulai dibuka. Namun, hingga kini masih sepi peminat. Untuk Rusunawa Loktuan, dari 20 orang yang mengambil formulir, baru 12 orang yang mengembalikan. Sementara Rusunawa Guntung, hingga kini satupun belum ada yang mengembalikan formulir. Padahal, sarana dan prasarana rumah susun tersebut telah siap bahkan dilengkapi dengan perlengkapan furniture di dalamnya.

“Masih sepi. Ini terus kita promosi,” ujar Kepala UPT Rusun Eli Tarliah.

Sepinya peminat, lantaran letaknya yang dinilai jauh dari kota. Terlebih Rusunawa Guntung. “Mungkin karena posisinya memang jauh dari pusat kota, bisa sampai 20 menitan lah kalau kesana, beda dengan rusunawa Api-Api, letaknya strategis,” ujarnya.

Rusunawa Loktuan dengan ruangan tipe 36, terdapat dua kamar tidur, satu toilet, dan dapur. Didalamnya juga terdapat kasur, lemari, hingga sofa, dan satu set meja makan. Totalnya, 70 kamar.

Untuk bisa menghuni rusunawa tersebut, calon penghuni harus memenuhi persyaratan salah satunya memiliki penghasilan tetap.

“Kalau yang di Api-Api kan memang untuk masyarakat berpenghasilan rendah, kalau ini karena tipenya berbeda, jadi harus punya penghasilan tetap, seperti ASN yang belum punya rumah, atau masyarakat umum juga bisa, nanti kita kerjasama dengan tempat mereka bekerja untuk sistem pembayarannya,” terangnya.

Setiap calon penghuni wajib melampirkan slip gaji, surat keterangan belum memiliki rumah dari ketua RT setempat, dan sejumlah persyaratan administrasi lainnya seperti KTP dan kartu keluarga.

Untuk harga setiap lantai berbeda. Di lantai dasar yang hanya diperuntukkan bagi disabilitas dan orang tua, dihargai Rp 600 ribu per bulan. Lantai 1 ditarik sewa Rp 550 ribu, lantai 2 Rp 500 ribu, lantai 3 Rp 450 ribu, dan lantai 4 Rp 400 ribu.

Penempatannya ditargetkan paling lambat pada September nanti, pasalnya Rusunawa Loktuan, hingga kini belum teraliri listrik.

“Sudah siap, tinggal listriknya saja, mudah-mudahan dalam waktu dekat, jadi bisa lebih cepat juga ditinggali,” harpanya.

Tak jauh berbeda, Rusunawa Guntung juga kini masih menunggu calon penghuni. Pasalnya, belum ada satupun yang mengembalikan formulir pendaftaran.

Sarana dan prasarana juga telah lengkap, namun bedanya dengan Rusunawa Loktuan, khusus dapur berada di luar kamar. kamar juga hanya satu, setiap ruangan, sehingga rusun tersebut lebih diperuntukkan bagi pekerja dengan status lajang, atau suami istri yang belum memiliki anak.

“Lebih kecil, harganya juga lebih murah,” katanya.

Lantai dasar yang diperuntukkan khusus disabilitas dihargai Rp 400 ribu per bulan. Lantai 1 Rp 400 ribu, lantai 2 Rp 375 ribu, dan lantai 3 ditarik sewa Rp 350 per bulan.

Reporter : Yulianti Basri
Editor : Kartika Anwar

Leave a Reply