Awesome Logo
Tersedia ruang iklan, informasi hubungi 08125593271                    Segenap Pimpinan dan Redaksi Kita Muda Media Mengucapkan Marhaban ya... Ramadhan 1442 H, Mohon Maaf Lahir dan Batin                    Patuhi Protokol Kesehatan dan Jaga Imunitas                    Follow Medsos KITAMUDAMEDIA FB : kitamudamedia, Fan Page FB : kitamudamedia.redaksi, IG : kitamudamedia.redaksi, Youtube : kitamudamedia official                                   Selamat Menjalankan Ibadah Puasa 1442 H                         

Wali Kota Dorong Masyarakat Putus Sekolah Ikut Kejar Paket

KITAMUDAMEDIA, Bontang – Wali Kota Bontang Neni Moerniaeni mengimbau kepada masyarakat yang putus sekolah agar dapat mengikuti kesetaraan paket A (SD), paket B (SMP) dan Paket C (SMA).

Masyarakat yang belum pernah mengenyam bangku sekolah, atau tidak memiliki ijazah, diarahkan untuk mendaftar ke Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM). Di Bontang, terdapat 18 PKBM dan 1 Sanggar Kegiatan Belajar (SKB).

“Untuk seluruh kader PKK , kader posyandu dan warga yang tidak punya ijazah SD sampai SMA, belajar di pkbm dan SKB untuk kejar paket A,B ATAU C,” ujar Neni kepada redaksi kitamudamedia.com.

Masyarakat boleh mendaftar di PKBM. Menurut orang nomor satu di kota taman itu, program ini tidak dipungut biaya. “Pakai dana APBN nanti, kalau tidak ada ya kita subsidi dengan dana kita. Kalau misalnya mandiri bisa bayar 1,2 sampai 1,7 juta,” katanya.

“Biar segera terdaftar di Data Pokok Pendidikan (Dapodik) dan pendidikan kejar paket gratis,” tambahnya.

Program ini juga sebagai upaya memaksimalkan Angka Partisipasi Kasar (APK) dalam rangka meningkatkan Sumber Daya Manusia (SDM) di bidang pendidikan.

Melalui ijazah kesetaraan, diharapkan dapat mengurangi tingkat pengangguran, mengingat ijazah menjadi salah satu persyaratan mutlak dalam mencari pekerjaan.

Reporter : Yulianti Basri
Editor : Kartika Anwar

Baca Juga  Polres Bontang Lakukan Penyelidikan Kasus Perampokan dan Dugaan Percobaan Pemerkosaan IRT di Telihan

Ikuti Fans Page Kami

Leave a Reply