Awesome Logo
Tersedia ruang iklan, informasi hubungi 08125593271                    Segenap Pimpinan dan Redaksi Kita Muda Media Mengucapkan Marhaban ya... Ramadhan 1442 H, Mohon Maaf Lahir dan Batin                    Patuhi Protokol Kesehatan dan Jaga Imunitas                    Follow Medsos KITAMUDAMEDIA FB : kitamudamedia, Fan Page FB : kitamudamedia.redaksi, IG : kitamudamedia.redaksi, Youtube : kitamudamedia official                                   Selamat Menjalankan Ibadah Puasa 1442 H                         

Cara Berkomunikasi Efektif dengan Anak Selama Pandemi COVID-19

KITAMUDAMEDIA – Selama pandemi COVID-19, orang tua lebih banyak menghabiskan waktu dengan anak. Terlebih sekolah tatap muka dialihkan menjadi belajar daring. Ketika bersama anak, orang tua dapat membangun komunikasi untuk tumbuh kembang anak agar menjadi pribadi yang aktif dan produktif. Ketua Pusat Layanan Psikologi Universitas Katolik Widya Mandala Surabaya Eli Prasetyo, memberikan cara berkomunikasi yang efektif dengan anak.

“Saat melakukan komunikasi bersama anak, orang tua perlu menggunakan bahasa yang singkat agar lebih mudah dipahami oleh anak,” kata Eli, Jumat (18/9/2020). Kemudian dalam melakukan komunikasi, orang tua juga lebih baik menggunakan bahasa positif. Perlu juga menghindari penggunaan kata ‘jangan’ yang bisa memberikan dampak buruk pada kehidupan anak. “Karena pemahaman anak usia dini kan masih sangat terbatas, jadi yang perlu diperhatikan yakni pemilihan bahasa. Gunakan bahasa yang singkat tapi langsung pada intruksinya seperti apa, agar anak paham,” tambahnya.

Selain itu, lanjutnya, ketika berkomunikasi juga penting memposisikan tubuh yang sejajar dan kontak mata dengan anak. Agar anak merasa diperhatikan oleh ibu atau ayahnya, ketika mengajak berbicara atau sekadar cerita. Menurutnya, jika berbicara sebagai orang dewasa dengan berdiri, anak tidak akan merasa diberi perhatian penuh. Justru dapat membuat anak menjadi takut. Maka sejajarkan tubuh jika berkomunikasi dengan anak.

“Misalnya, ‘hari ini bermain sama siapa? Main apa aja? Bagaimana permainannya?’ atau ‘Ibu boleh minta tolong ambilkan sesuatu’. Dengan pertanyaan seperti itu, anak akan memahami instruksi kita, melatih keberanian anak untuk menyampaikan pendapat, dan memudahkan komunikasi anak ketika mereka tumbuh,” jelasnya. Eli berpesan kepada para orang tua agar mau meluangkan waktu untuk melakukan komunikasi bersama anak. “Dalam kondisi saat ini (pandemi COVID-19) orang tua perlu ada kemauan untuk mendengarkan dan memberikan contoh dengan tepat kepada anak. Karena anak akan mencontoh apa yang dilakukan oleh orang tuanya, tinggal orang tuanya mau atau tidak,” pungkasnya. (Detik)

Baca Juga  Indomie Dinobatkan Mi Instan Terenak di Dunia


Editor : Redaksi

Ikuti Fans Page Kami

Leave a Reply