Awesome Logo
Tersedia ruang iklan, informasi hubungi 08125593271                    Segenap Pimpinan dan Redaksi Kita Muda Media Mengucapkan Marhaban ya... Ramadhan 1442 H, Mohon Maaf Lahir dan Batin                    Patuhi Protokol Kesehatan dan Jaga Imunitas                    Follow Medsos KITAMUDAMEDIA FB : kitamudamedia, Fan Page FB : kitamudamedia.redaksi, IG : kitamudamedia.redaksi, Youtube : kitamudamedia official                                   Selamat Menjalankan Ibadah Puasa 1442 H                         

Korban Longsor Ditemukan Tewas setelah 44 Jam Tenggelam di Sungai Mahakam

KITAMUDAMEDIA, Balikpapan – Korban longsor yang hilang di Sungai Mahakam dekat Jembatan Mahkota 2 akhirnya ditemukan. Naas, korban bernama Aan (22) itu ditemukan dalam kondisi tak bernyawa. Ia ditemukan sejauh 1 kilometer dari lokasi pertama kali hilang.

Kasus ini terjadi pada Ahad siang, 25 April 2021. Saat itu, Aan bersama rekannya, Galih (20), tengah berada di kolong Jembatan Mahkota 2. Di sana mereka memancing ikan di Sungai Mahakam. Tidak lama kemudian, sekira pukul 12.30 Wita, tanah yang mereka pijak longsor akibat tergerus air terlalu banyak.

Kedua pemuda tersebut lantas melompat ke Sungai Mahakam untuk menyelamatkan diri. Akan tetapi, sejak menyebur itu, Aan tak kujung muncul ke permukaan. Pria 22 tahun itupun dinyatakan hilang. Sedangkan Galih berhasil selamat.

Kabar hilangnya Aan tersebut segera diterima Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas A Balikpapan atau Basarnas Kaltim. Tim search and rescue (SAR) pun segera melakukan upaya pencarian. Sejak hari itu juga, tim menyusuri Sungai Mahakam. Namun, hingga dua hari, Aan belum ditemukan.

Titik terang muncul ketika operasi pencarian telah berlangsung selama hampir 44 jam atau pada Selasa (27/4), sekira pukul 08.30 Wita. Saat itu, petugas dikejutkan dengan penemuan mayat mengapung di Sungai Mahakam. Setelah diperiksa, mayat tersebut dipastikan Aan.

“Korban ditemukan sekitar satu kilometer dari tirik ia hilang. Saat ditemukan korban sudah meninggal dunia,” kata Kepala Basarnas Kaltim, Melkianus Kotta.

Petugas lalu mengevakuasi mayat tersebut. Kemudian dibawa ke RSUD Abdul Wahab Syahrani untuk divisum. Setelah itu jenazah Aan diserahkan kepada keluarganya untuk kemudian dikebumikan. “Dengan telah ditemukannya korban maka operasi pencarian ini ditutup,” tandas Melkianus.

Reporter : Adi
Editor : Kartika Anwar

Baca Juga  BW Ajak Pramuka Jaga Solidaritas

Ikuti Fans Page Kami

Leave a Reply