Dinkes Kesulitan Dapat Regulator Tabung Oksigen untuk Pasien Covid-19

KITAMUDAMEDIA, Bontang – Ketersediaan oksigen untuk pasien Covid-19 di Kota Bontang sejauh ini cukup memadai. Namun alat penunjang utama, berupa regulator tabung sulit diperoleh.

Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Bontang, Bahauddin mengatakan ketiadaan regulator ini memang terjadi di seluruh Indonesia, regulator tersebut baru masuk di Bea Cukai Jakarta pada 27 Juli 2021 lalu. Sehingga alat tersebut belum bisa diperoleh secara mudah saat ini.

“Untuk sementara kita (Pemkot) sistemnya masih pinjam pakai kepada PT Samator Gas sebanyak 35 unit,” ungkapnya saat dikonfirmasi beberapa waktu lalu.

Sementara itu, pihaknya akan terus memastikan stok regulator terpenuhi, karena ini merupakan komponen penting yang ketersediaannya harus selalu dijaga dalam mengantisipasi lonjakan jumlah kasus Covid-19.

“Kami akan terus cek ketersediaannya,” tandasnya.

Diketahui, regulator tersebut berfungsi untuk mengendalikan tekanan oksigen yang diberikan kepada pasien. Oksigen yang berasal dari tabung biasanya memiliki tekanan tinggi, sehingga perlu diatur agar aman bagi pasien. Alat tersebut sangat dibutuhkan pasien Covid-19, sebab virus ini menyerang saluran pernafasan sehingga membuat penderita kesulitan bernafas.

Reporter : Lia Dewa
Editor : Kartika Anwar

Baca Juga  Bahasa Indonesia Jadi Pemersatu Meski Para Pemuda Masih Terbata-bata

Ikuti Fans Page Kami

Leave a Reply