Awesome Logo
Tersedia ruang iklan, informasi hubungi 08125593271                    Segenap Pimpinan dan Redaksi Kita Muda Media Mengucapkan Marhaban ya... Ramadhan 1442 H, Mohon Maaf Lahir dan Batin                    Patuhi Protokol Kesehatan dan Jaga Imunitas                    Follow Medsos KITAMUDAMEDIA FB : kitamudamedia, Fan Page FB : kitamudamedia.redaksi, IG : kitamudamedia.redaksi, Youtube : kitamudamedia official                                   Selamat Menjalankan Ibadah Puasa 1442 H                         

Melintas Dalam Kota, Trailer Bermuatan Peti Kemas Tersangkut Kabel Listrik

KITAMUDAMEDIA, Bontang – Beredar video viral di media sosial yang merekam mobil trailer bermuatan peti kemas tersangkut kabel listrik di Jalan Jenderal Sudirman, tepat di depan Kantor Dinas Pemuda Olahraga dan Pariwisata Kota Bontang, kemarin 

Hal itu pun mendapat sorotan dari Anggota Komisi III DPRD Faisal. 

Faisal menyatakan, kejadian yang lalu sudah cukup menjadi pelajaran jangan sampai ada lagi insiden yang tidak diinginkan. 

Lantaran tempo lalu, ada kejadian naas pernah terjadi saat truk trailer melintas pada siang hari dan terjadi laka lantas dan menewaskan satu orang pengendara motor.

Ditambah lagi, baru-baru ini di Kota Balikpapan. Dimana sebuah truk trailer mengalami rem blong yang mengakibatkan empat orang meninggal dan luka-luka.

“Saya hanya mengingatkan. Jangan sampai kejadian, nanti baru saling menyalahkan. Sudah ada contoh, jadikan itu pelajaran lah. Jangan sampai kejadian di lagi,” sebutnya saat dikonfirmasi awak media, Minggu (30/1/2022). 

Ia pun meminta kepada pihak terkait untuk memberikan sanksi tegas bagi kendaraan berat yang melintas di luar jam yang telah ditentukan sesuai aturan yang ada.

“Kan sudah ada aturan waktu untuk melakukan aktifitas dalam Kota mulai pukul 21.00 sampai pukul 06.00. Berikan sanksi tegas.

Dikonfirmasi soal kejadian itu, Kepala Seksi (Kasi) Angkutan Umum Dinas Perhubungan (Dishub), Welly Sakius membenarkan hal itu. 

Welly menjelaskan, kendaraan itu sudah masuk kategori alat berat dengan kapasitas 40 feet. 

“Iya benar. Sudah kategori alat berat karena bawahnya pake trailer. Dan jelas melanggar sudah itu,” paparnya saat dikonfirmasi via sambungan telepon. 

Welly menegaskan, secara aturan pihaknya sudah memberlakukan sejak jauh hari. Kendaraan alat berat dilarang melintas ke dalam kota dengan jam operasi yang sudah diatur. 

Baca Juga  KPU Bakal Tegur Paslon dan Parpol Tak Patuhi Zonasi Kampanye Akbar

“Setiap kendaraan alat berat dengan bobot mencapai 8 ton, beroperasi pada pukul 21.00 Wita hingga pukul 06.00 Wita pagi,” jelasnya.

Welly menuturkan, seharusnya pemilik usaha atau supir trailer melakukan koordinasi dengan pihak kepolisian. Apabila ingin memasuki kota di luar jam operasional. Sehingga dari Tugu Selamat Datang hingga ke tujuannya dilakukan pengawalan oleh polisi.

Begitu juga sebaliknya, dari tempat dia bongkar barang sampai keluar Bontang. Harus ada pengawalan. 

“Saat ini Perwali tentang angkutan sedang digodok juga. Kalau Perwali nya jadi, semuanya jelas karena akan dikunci semua,” ucapnya.

Sementara, Kasat Lantas Polres Bontang AKP Edy Haruna mengatakan kejadian kemarin sangat membahayakan, dan pihaknya sudah melakukan penindakan persuasif dengan teguran. 

Selain itu, Edy juga berencana melakukan pertemuan dengan Dishub pada hari Rabu (5/1/2022) depan, membahas kepastian aturan perihal jam melintas truk trailer.

“Kami sudah menindaklanjuti kejadian itu dengan berkoordinasi PLN, dan itu sudah selesai. Rencana Rabu depan kami akan rapat dengan Dishub terkait aturan jam melintas trailer,” terangnya.

Reporter : Muh Ridwan

Editor : Kartika Anwar

Ikuti Fans Page Kami

Leave a Reply