Awesome Logo
Tersedia ruang iklan, informasi hubungi 08125593271                    Segenap Pimpinan dan Redaksi Kita Muda Media Mengucapkan Marhaban ya... Ramadhan 1442 H, Mohon Maaf Lahir dan Batin                    Patuhi Protokol Kesehatan dan Jaga Imunitas                    Follow Medsos KITAMUDAMEDIA FB : kitamudamedia, Fan Page FB : kitamudamedia.redaksi, IG : kitamudamedia.redaksi, Youtube : kitamudamedia official                                   Selamat Menjalankan Ibadah Puasa 1442 H                         

Perintah Jokowi: Gratiskan Semua Pengobatan Gagal Ginjal Akut

KITAMUDAMEDIA – Presiden Joko Widodo (Jokowi) meminta pengobatan penyakit gagal ginjal yang diduga disebabkan tingginya cemaran bahan pelarut di atas ambang batas digratiskan di seluruh fasilitas kesehatan.

Hal tersebut disampaikan Jokowi saat memberikan pengarahan dalam rapat internal dengan sejumlah jajaran menteri di Istana Kepresidenan Bogor, Jawa Barat, Senin (25/10/2022).

“Siapkan pengadaan obat-obatan yang dapat mengatasi, menangani dari gagal ginjal ini. Saya minta diberikan pengobatan gratis kepada pasien-pasien yang dirawat. Ini penting sekali,” kata Jokowi.

Berdasarkan data yang diterima Jokowi hingga 23 Oktober 2022, tercatat sudah ada 245 kasus gagal ginjal akut di 26 provinsi. Jokowi memerintahkan jajarannya agar hal ini menjadi perhatian bersama, dan menekankan keselamatan masyarakat menjadi yang utama.

“Jangan menganggap ini masalah kecil. Ini adalah masalah besar,” tegas Jokowi.

Jokowi mengaku sudah memberikan instruksi kepada Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin untuk menghentikan sementara peredaran obat yang diduga menjadi penyebab kasus gagal ginjal, sembari menunggu hasil investigasi yang dilakukan Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM)

“Lakukan ini secara terbuka, transparan, tapi juga hati-hati dan objektif,” katanya.

Selain itu, Jokowi juga meminta BPOM untuk menarik dan menghentikan peredaran obat sirup yang secara eviden terbukti mengandung bahan obat penyebab gangguan ginjal. “Saya kira akan lebih bagus lagi kalau diumumkan, diinformasikan secara luas mengenai nama produknya,” ungkap Presiden.

Jokowi juga meminta Kementerian Kesehatan untuk melakukan eksplorasi terhadap seluruh faktor risiko penyebab kasus gagal ginjal, baik dari sumber obat-obatan maupun potensi penyebab lainnya.

“Ini harus kita pastikan betul. Uji klinis harus dilakukan. Laboratorium seluler pada organ ginjal yang terdampak juga betul-betul dilihat betul sehingga kita bisa memastikan apa yang menjadi penyebab dari gagal ginjal terutama pada anak,” katanya.(Cnbc)

Baca Juga  Pasar Pangan Murah Diserbu Pembeli, Jelang Hari Raya Idul Adha

Editor : Redaksi KMM

Ikuti Fans Page Kami

Leave a Reply