Disdikbud Kaltim Gelar Sosialisasi Perhitungan Analis Jabatan dan Analis Beban Kerja 

KITAMUDAMEDIA – Uang kuno semakin menjadi barang buruan oleh para kolektor atau calon pengantin untuk mahar. Mereka rela membayar dengan nilai lebih agar mendapatkan alat tukar yang sudah berumur itu.

Salah satu uang kuno yang banyak dicari adalah uang kertas pecahan Rp 100 tahun emisi 1992 bergambar perahu pinisi. Uang tersebut telah dicabut edarnya oleh Bank Indonesia (BI) pada 2006 demi menjaga kualitas uang di masyarakat karena pertimbangan masa edar sudah terlalu lama dan perkembangan teknologi pengamanan uang tersebut.

“Uang kuno Rp 100 pinisi ini sudah terjual hingga ribuan lembar,” bunyi salah satu konten di saluran YouTube Info Uang, ditulis Rabu (30/11/2022).

Dilihat di salah satu toko online Shopee, ada yang menjual uang kuno Rp 100 bergambar pinisi dengan harga Rp 3.000/lembar. Toko yang berlokasi di Kota Depok tersebut telah berhasil menjual 1.900 lembar

“Item yang dijual bukanlah repro dan sudah dipastikan untuk keasliannya,” tulis deskripsi di toko tersebut

Masih di toko yang sama, bahkan ada yang menjual uang kuno Rp 100 pinisi dengan harga Rp 10.000/lembar dari Kabupaten Ponorogo. Berdasarkan penilaian, uang tersebut terlihat dalam kondisi mulus dan disertai kemasan plastik untuk menjaga kualitasnya.

Di Tokopedia juga banyak uang kuno Rp 100 bergambar pinisi dijual dengan harga beragam mulai dari Rp 1.500 hingga Rp 5.000/lembar sesuai kondisi. Bahkan ada toko yang menjualnya per 1 gepok (100 lembar) dengan harga Rp 175.000 sampai Rp 250.000.(Detik)

Editor : Redaksi KMM


Baca Juga  Larangan Mudik Berlaku 6 Mei, Wajib Antigen dan Surat Jalan

Ikuti Fans Page Kami

Leave a Reply