Awesome Logo
Tersedia ruang iklan, informasi hubungi 08125593271                    Segenap Pimpinan dan Redaksi Kita Muda Media Mengucapkan Marhaban ya... Ramadhan 1442 H, Mohon Maaf Lahir dan Batin                    Patuhi Protokol Kesehatan dan Jaga Imunitas                    Follow Medsos KITAMUDAMEDIA FB : kitamudamedia, Fan Page FB : kitamudamedia.redaksi, IG : kitamudamedia.redaksi, Youtube : kitamudamedia official                                   Selamat Menjalankan Ibadah Puasa 1442 H                         

PGSI Keluhkan Lambatnya Penganggaran Bonus Porprov

KITAMUDAMEDIA – Perhelatan Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) VII Kaltim di Berau telah rampung sejak awal bulan. Kontingen Bontang pun menempati posisi keenam dari 10 kontestan.

Dengan 53 emas, 77 perak, dan 147 perunggu. Di bawah capaian Samarinda yang menjadi juara umum, Berau, Kukar, Kutim, dan Balikpapan.

Pemkot Bontang pun bakal memberikan bonus kepada peraih medali. Konon penganggarannya akan dimasukkan dalam APBD Perubahan tahun depan. Namun demikian Sekretaris Persatuan Gulat Seluruh Indonesia Risfani mengaku durasi penganggaran ini terbilang lamban. Jika dibandingkan dengan sejarah pemberian bonus sebelumnya.

“Periode sebelumnya Bontang merupakan daerah yang memberikan bonus paling cepat. Ini justru kemungkinan di akhir tahun depan,” terangnya.

Menurutnya waktu lalu satu bulan pasca Porprov selesai, KONI dan OPD melakukan verifikasi perolehan medali. Dua bulan kemudian bonus pun sudah cair. “Kalau sekarang terkesan lambat. Sepertinya kurang serius,” sebutnya.

Selain itu, ia juga menyayangkan besaran bonus yang terbilang sama dengan Porprov VI di Kutim. Di mana peraih emas rencana bakal diberikan Rp 50 juta, perak Rp 25 juta, dan Perunggu Rp 15 juta. Pasalnya pengurus cabor saat turun di Porprov akhir bulan lalu diakomodasi anggaran hanya Rp 2 miliar.

“Dengan jumlah itu pengurus cabor harus mengambil langkah memberangkatkan sebagian atlet secara mandiri. Karena hanya 60 persen yang dibiayai APBD,” kata dia.

Apalagi para atlet telah berlaga secara maksimal. Perjuangan pun diberikan total untuk mengharumkan nama Kota Taman. Tak jarang ada atlet yang cidera karena sengitnya pertandingan. Ia berharap Pemkot melakukan evaluasi terhadap durasi pencairan bonus dan nominalnya.

Diketahui Wali Kota Bontang Basri Rase berjanji akan memasukkan nomenklatur bonus peraih medali Porprov di APBD Perubahan. Kini, pihaknya masih menunggu keterangan resmi dari Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) dan Dispopar soal jumlah perolehan medali.

Baca Juga  Perjuangkan Fasilitas untuk Atlet Difabel di Kaltim

“Nilainya minimal sama dengan sebelumnya,” ujar Basri.(Redaksi)

Editor : Kartika Anwar

Ikuti Fans Page Kami

Leave a Reply