KITAMUDAMEDIA, Bontang, Mulai 1 Desember 2023, Google akan menghapus permanen akun Gmail yang telah lama tidak aktif. Tak hanya Gmail, kebijakan penghapusan akun juga mencakup semua layanan, termasuk agenda dalam kalender, serta foto, video, dan dokumen yang tersimpan dalam akun Google. Kebijakan penghapusan permanen diumumkan sejak awal tahun, tetapi baru akan berlaku mulai bulan depan. Lantas, bagaimana cara agar Gmail dan semua aktivitas yang tersimpan tidak terhapus?
Alasan Google hapus akun Gmail Dilansir dari Independent, Jumat (10/11/2023), penghapusan secara permanen berlaku untuk akun yang tidak aktif selama dua tahun atau lebih. “Kami memperbarui kebijakan ketidakaktifan akun Google menjadi dua tahun di seluruh produk kami,” ujar Wakil Presiden Manajemen Produk Google Ruth Kricheli pada Mei 2023. “Pembaruan ini menyelaraskan kebijakan kami dengan standar industri seputar retensi dan penghapusan akun, juga membatasi jumlah waktu Google menyimpan informasi pribadi yang tidak digunakan,” lanjutnya.
Menurut Kricheli, langkah ini bertujuan untuk melindungi pengguna aktif dari ancaman keamanan, seperti penipuan phising dan pembajakan akun. Sebab, akun yang tidak digunakan selama bertahun-tahun biasanya lebih berisiko untuk diretas dan disusupi. “Analisis internal kami menunjukkan, akun yang ditinggalkan setidaknya 10 persen lebih kecil kemungkinannya dibanding akun aktif untuk verifikasi dua langkah,” kata Kricheli. Akun yang berhasil diambil alih oleh pihak tidak bertanggung jawab dapat digunakan untuk apa saja, mulai dari pencurian identitas hingga spam.
Cara agar akun Gmail tak dihapus Google
Dikutip dari laman Gulf Business, Sabtu (11/11/2023), setiap akun yang berisiko dihapus akan menerima beberapa pemberitahuan. Raksasa teknologi ini mulai mengirimkan email kepada pengguna terdampak untuk memberi tahu bahwa Google berniat melindungi informasi pribadi dan mencegah akses tidak sah ke akun. Melalui notifikasi, Google juga memberi tahu, berhak menghapus akun yang tidak aktif beserta semua datanya jika tak terekam aktivitas apa pun selama minimal dua tahun. Guna mencegah penghapusan permanen, cara termudah adalah masuk atau login ke akun Gmail setidaknya setiap dua tahun sekali.
Dilansir dari laman Google, berikut aktivitas yang dapat dilakukan agar Gmail atau akun Google tidak dihapus: Membaca atau mengirim email melalui Gmail. Menggunakan Google Drive. Menonton video YouTube menggunakan akun Google. Berbagi foto via Google Photos. Mengunduh aplikasi di Google Play Store. Menggunakan Google Penelusuran atau Google Search. Sign in atau masuk ke aplikasi maupun layanan pihak ketiga menggunakan akun Google.
Google menjelaskan, aktivitas ditunjukkan berdasarkan akun Google dan bukan perangkat. Oleh karena itu, pengguna bebas melakukan berbagai aktivitas menggunakan akun Google di perangkat mana pun. Sebagai catatan, kebijakan ini juga hanya menyasar akun Google pribadi, bukan akun untuk kantor, sekolah, atau akun organisasi lainnya. (kompas)
