Sigit Alfian Keberatan Dinonjobkan dari Jabatan Kepala Dinas

KITAMUDAMEDIA, Bontang – Dibebastugaskan dari jabatannya sebagai Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Bakesbangpol), Sigit Alfian akan mengajukan keberatan ke Pemerintah Kota (Pemkot) Bontang.

Menurut Sigit, tidak ada pelanggaran yang dilakukannya. Ia hanya menghadiri undangan paguyuban, dan itu merupakan salah satu tugasnya sebagai kepala dinas.

“Saya akan ajukan keberatan ke Pemkot jika hukuman tersebut saya rasa memberatkan. Saya masih punya hak jawab sampai 25 Maret. Saya tidak melanggar hukum,” ungkapnya pada redaksi kitamudamedia.com, Selasa (5/3/2024).

Ada beberapa bukti yang ditunjukkan ke Pemkot sebagai dasar dirinya tidak melanggar hukum. Salah satunya saat dirinya diundang ke sarasehan tersebut, tahapan Pilkada masih jauh. Pun kewajiban Sigit mendekatkan diri ke paguyuban dan ormas.

“Secara fakta hukum ini bukan pelanggaran. Karena memang sesuai dengan tupoksi Bakesbangpol mendekatkan diri ke paguyuban dan ormas untuk menuju Pemilu damai,” kata dia.

Lebih lanjut, apa yang dilakukan Pemkot dinilai kurang pas. Pasalnya setelah pertemuan beberapa waktu lalu, tidak ada teguran satu ataupun kedua. Dirinya langsung diberikan Surat Keputusan (SK) dirinya dinonjobkan.

“Menurut saya ini kurang pas. Makanya saya akan mengajukan keberatan,” pungkasnya.

Sebelumnya, Sigit Alfian terancam dicopot dari jabatannya sebagai kepala dinas di lingkungan Pemerintah Kota (Pemkot) Bontang. Ia bakal dibebastugaskan selama setahun, jika terbukti terlibat politik praktis.

Diketahui, Sigit diusung oleh Ikatan Paguyuban Keluarga Tanah Jawi (Ikapakarti) maju sebagai calon walikota di Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2024. Padahal, statusnya saat ini masih menjabat sebagai Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Baksbangpol).

Plh Sekretaris Daerah Kota Bontang, Ahmad Suharto menyampaikan, sesuai dengan aturan yang berlaku dalam ASN, Sigit dianggap menyalahi aturan.(*)

Reporter : Yulia.C
Editor : Nur Aisyah Nawir

Ikuti Fans Page Kami

Leave a Reply