Ditertibkan, Pedagang Emperan Pasar Tamrin Dipindah ke Belakang

KITAMUDAMEDIA, Bontang – Pemerintah Kota Bontang melalui UPT Pasar menertibkan pedagang emperan yang kerap berjualan di sepanjang jalan IR Juanda, tepatnya di depan gedung pasar Taman Rawa Indah (Tamrin).

Disampaikan Kepala Unit Pelayanan Teknis Daerah (UPTD) Kota Bontang, Nurfaidah penertiban tersebut dilakukan sejak momen kedatangan Presiden RI Joko Widodo ke Kota Bontang sampai sekarang. Para pedagang dipindahkan ke parkiran belakang gedung pasar Tamrin. Sebagai antisipasi tidak kembali berulang, UPT Pasar menyiapkan tenda penjagaan agar tidak ada pedagang yang kembali mengemper di jalan raya.

“Bulan lalu (Februari) sudah kami tertibkan pedagang emperan, pas moment pak Jokowi datang, jadi sampai saat ini kami pertahankan dan kami lakukan penjagaan secara bergantian agar tidak ada pedagang yang mengemper di jalan raya,” ucapnya pada redaksi kitamudamedia.com, Jumat (8/3/2024).

Upaya tersebut, kata Nurfaidah sebagai jalan tengah memberi kesempatan para pedagang untuk tetap berjualan. Sehingga kantor pasar tidak semerta-merta memutus rezeki pedagang.

Ditanya soal pemanfaatan lapak kosong, Nurfaidah mengatakan beberapa lapak yang kosong masih dimiliki pedagang namun meski belum ditempati. Meski demikian pedagang yang meninggalkan lapaknya atau tidak berjualan, akan diberi waktu untuk memutuskan lanjut atau keluar dari lapak tersebut.

“Kita kan tidak mungkin memutus rezeki orang, makanya kami tempatkan sementara di belakang gedung, agar tidak lagi berjualan di depan pasar, kami benahi satu per satu, nanti akan kami pindah semua ke dalam gedung pasar, semua ada prosesnya,” ungkapnya.

Ditempat yang sama salah satu pedagang pasar Tamrin yang berjualan di dalam pasar, Nurhayati mengeluhkan penjualan sepi semenjak banyak pedagang yang berjualan di emperan, dirinya meminta agar pemerintah bertindak tegas dan berlaku adil.

Baca Juga  2 Orang Tersambar Api  Akibat Jargas Bocor di Jalan Bhayangkara Bontang

“Sepi mba, kami diatas ini kalau ada pedagang di luar, karena orang malas naik tangga, kalau boleh berjualan di bawah ya kami juga mending dibawah jualannya,” tuturnya.

Reporter : Yulia.C
Editor : Redaksi

Ikuti Fans Page Kami

Leave a Reply