Singgung Soal Honorer Terima Tunjangan Rp 2 Juta, Agus Haris : Kurang Tepat

KITAMUDAMEDIA, Bontang – Besaran tunjangan penilaian karya bagi tenaga honorer jadi sorotan Wakil Ketua DPRD Bontang, Agus Haris.

Politisi Partai Gerindra itu menilai kebijakan pemerintah yang hanya memberikan tunjangan senilai Rp 2 juta kurang tepat. Terlebih tidak merata, nominal yang diterima bisa berbeda-beda tiap pegawai.

“Saya rasa kurang tepat dengan nilai Rp.2 juta dan tidak semua menerima, karena kebutuhan orang kan berbeda-beda, kalau ada yang dapat full ada yang tidak, saya rasa itu tidak cukup,” kata Agus Haris, ditemui beberapa waktu lalu.

Menurutnya, pemerintah harusnya memberikan tunjangan sesuai besaran gaji yang diterima tenaga honorer.

“Harusnya semua tenaga honorer menerima full satu kali gaji,” ungkapnya.

Selain besaran, sebutan tunjangan pun disoal. Kata dia, tunjangan yang diberikan untuk kepentingan hari raya. Kirang relevan jika dikaitkan dengan penilaian karya.

“Kalau disebut penilaian karya, hal tersebut sudah melekat antara penilaian atasan terhadap bawahannya setiap hari. Kalau ini kan diberi saat mau lebaran, seharusnya tidak disangkut pautkan antara penilaian karya dan tunjangan hari raya,” ucapnya.

Kendati demikian, ia berharap pemerintah dapat memberikan tunjangan sesuai dengan aturan, yaitu satu kali gaji bagi seluruh tenaga honorer. Pasalnya tenaga honorer juga merupakan karyawan yang berhak menerima tunjangan secara full.

Diberitakan sebelumnya, Pemerintah Kota Bontang (Pemkot) akan memberikan tunjangan penilaian karya bagi para tenaga honorer sebesar Rp 2 juta.

Kepala Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Kota Bontang, Sony Suwito mengatakan, tunjangan penilaian karya akan diberikan paling lambat 7 hari sebelum lebaran . Namun tidak semua honorer akan menerima full Rp 2 juta, ada penilaian tersendiri dari setiap instansi.

“Yang jelas, ada kenaikan dari tahun sebelumnya, dari Rp 1 juta naik jadi Rp 2 juta. Tapi ada kriterianya yang mendapatkan penilaian karya, tidak semua honorer menerima full Rp 2 juta,” ungkapnya pada redaksi kitamudameida.com, Selasa (26/3/2024).(*)

Baca Juga  Tanam Terumbu Karang, Kelurahan Bontang Kuala Dukung Pelestarian Bawah Laut

Reporter: Yulia.C
Editor : Nur Aisyah Nawir

Ikuti Fans Page Kami

Leave a Reply