KITAMUDAMEDIA — Menteri Keuangan (Menkeu), Purbaya Yudhi Sadewa mengusulkan, program Magang Nasional diperluas dengan menyasar lulusan Sekolah Menengah Kejuruan (SMK).
“Nanti kami akan coba usulkan ke Kementerian Ketenagakerjaan untuk memikirkan yang lulusan SMK,” ujar Menkeu Purbaya saat rapat kerja dengan Komisi XI DPR, di Kompleks Parlemen, Jakarta.
Saat ini, pemerintah tengah menjalankan program magang berbayar dengan upah minimum provinsi (UMP) yang hanya diperuntukkan bagi lulusan sarjana strat 1 alias S1. Program ini diikuti fresh graduate atau lulusan maksimal 1 tahun.
Lebih lanjut, Menkeu Purbaya mengatakan lulusan SMK perlu menjadi salah satu sumber penyerapan tenaga kerja yang perlu mendapat perhatian. Menurutnya sejauh ini perhatian pemangku kebijakan terkait serapan tenaga kerja lebih berfokus pada lulusan vokasi atau perguruan tinggi.
“Tapi kalau yang vocation sudah ada program khusus lagi dari presiden yang cukup signifikan. Tapi saya pikir betul juga yang SMK harus diperhatikan. Tapi yang paling penting gini, kita ciptakan lapangan pekerjaan buat SMK itu itu,” katanya.
Meskipun begitu, dia mengakui bahwa program tersebut masih sulit dilakukan di masa ekonomi yang tumbuh di level saat ini.
“Kalau ekonominya tumbuh kaya sekarang ya susah tapi kalau kedepan saya pikir lulusan SMK juga akan segera dapat kerjaan dengan terlatih, mudah dibandingkan dengan kemarin-kemarin,” ucap dia.
Sebagai informasi, Magang Nasional 2025 Batch 1 telah diikuti oleh 20.000 peserta sejak 13 Oktober 2025 lalu. Pada Batch 2, pemerintah menargetkan sekitar 80.000 lulusan baru dari berbagai daerah di Indonesia untuk mengikuti program pemagangan di berbagai sektor industri.
Peserta akan menerima uang saku setara upah minimum kabupaten/kota, memperoleh perlindungan BPJS Ketenagakerjaan yang mencakup Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK) dan Jaminan Kematian (JKM), serta mendapatkan sertifikat setelah menyelesaikan program.
Pendaftaran Magang Nasional dilakukan melalui akun SIAPKerja dan diakses melalui maganghub.kemnaker.go.id.
Sumber: inilah.com| Editor: Redaksi
