KITAMUDAMEDIA, Bontang – Ekonomi kreatif kini bukan lagi sekadar tren, tetapi telah menjadi salah satu pilar utama penggerak perekonomian nasional.
Hal itu disampaikan dalam pembukaan Festival Ekonomi Kreatif yang digelar sebagai wadah bagi pelajar, mahasiswa, dan kreator lokal untuk menunjukkan karya serta memperluas jejaring, Jumat (28/11/2025).
Kepala Bidang Ekonomi Kreatif (Ekraf) Dinas Kepemudaan, Olahraga, dan Pariwisata (Dispopar) Bontang, Doddy Rosdian, menyampaikan bahwa festival ini menjadi ruang bagi para seniman, musisi, pelaku kuliner, kriya, dan seluruh kreator dari 17 subsektor ekonomi kreatif untuk menampilkan inovasi sekaligus memberikan edukasi tentang pembangunan ekosistem ekonomi kreatif di Kota Bontang.
“Tujuan utama pelaksanaan festival ini adalah menumbuhkan produk-produk kreatif unggulan daerah, serta meningkatkan wawasan dan kapasitas para pelaku ekraf, baik dari 17 subsektor maupun dari kalangan pelajar dan mahasiswa,” ujar Doddy dalam sambutannya.
Lebih lanjut, ia menuturkan, festival ini juga mendorong kolaborasi lintas sektor sejak dini, sehingga tercipta keberlanjutan program ekonomi kreatif di masa mendatang.
“Terima kasih kepada Wali Kota Bontang dan Ketua DPRD Kota Bontang atas dukungan penuhnya. Juga kepada seluruh panitia pelaksana yang telah bekerja tanpa lelah, serta pelaksana kegiatan Green Light Kreasi Abadi,” tambahnya.
Ucapan terima kasih juga ditujukan kepada seluruh peserta dan pengisi acara yang disebut sebagai “jantung dari festival ini.”(Adv)
Reporter: Yulia.C | Editor: Icha Nawir
