KiTAMUDAMEDIA, Bontang – SMP Negeri 7 Bontang akan melaksanakan Tes Kemampuan Akademik (TKA) pada 6 April 2026 dengan sistem dua sesi. Skema ini diterapkan sebagai strategi untuk mengoptimalkan pelaksanaan ujian berbasis komputer.
Hadi Suwito, wakil bidang kurikulum SMP Negeri 7 Bontang menjelaskan bahwa pembagian sesi dilakukan untuk menyesuaikan jumlah perangkat komputer yang tersedia dengan jumlah peserta ujian.
“TKA nanti kita laksanakan dua sesi, supaya semua siswa bisa terakomodasi dengan perangkat yang ada dan selesainya tidak terlalu siang,” ujarnya.
Selain itu, sistem dua sesi juga diharapkan dapat memberikan kenyamanan bagi siswa dalam mengerjakan soal tanpa terganggu oleh kendala teknis.
Pihak sekolah sendiri telah melakukan berbagai persiapan, mulai dari pengecekan perangkat komputer hingga pelaksanaan try out sebagai simulasi ujian. Dari hasil evaluasi, kendala utama masih ditemukan pada kestabilan jaringan saat digunakan secara bersamaan.
Sebanyak 141 siswa peserta TKA SMP Negeri 7 Bontang membagi menjadi 4 ruang dengan masing-masing berisi 20 perangkat komputer atau laptop.
“Kita maksimalkan komputer dan laptop guru untuk digunakan saat TKA, jadi cukup untuk dibuat 4 ruangan,” katanya saat ditemui (30/03/2026).
Ditambahkan Hadi pihak sekolah terus berkoordinasi dengan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Bontang guna mengantisipasi gangguan tersebut saat hari pelaksanaan.
Disdikbud Bontang juga diketahui tengah menjalin kerja sama dengan PLN dan Telkom untuk memastikan pasokan listrik dan jaringan internet tetap stabil selama ujian berlangsung.
Dengan skema dua sesi dan berbagai persiapan yang telah dilakukan, SMP Negeri 7 Bontang optimistis pelaksanaan TKA dapat berjalan lancar, tertib, dan minim kendala. (Adv)
Reporter : Yulia.C | Editor : Redaksi
