KITAMUDAMEDIA

Kasus Pria Jatuh dari Pohon Mangga Memanas, Polisi Periksa Saksi dan Kumpulkan Fakta

Foto : Kericuhan di rumah pemilik pohon mangga Jl KS Tubun Gang Bersama, Kel. Api-api Bontang

KITAMUDAMEDIA, Bontang – Kasus meninggalnya Ri, warga Berbas Pantai, yang sebelumnya diduga jatuh saat hendak mengambil mangga di kawasan Jalan KS Tubun Gang Bersama 7 RT 32, Kelurahan Api-Api, sempat memanas antara pihak keluarga dengan warga sekitar lokasi kejadian. Seiring berkembangnya situasi, aparat kepolisian pun mulai mengambil langkah untuk menelusuri fakta di balik kejadian tersebut.

Penyelidikan berkembang setelah muncul dugaan korban sempat mengalami tindak kekerasan sebelum akhirnya ditemukan dalam kondisi kritis. Informasi tersebut pertama kali diterima keluarga korban dari seseorang yang disebut berada di lokasi saat kejadian berlangsung.

Keterangan itu memicu emosi pihak keluarga hingga berujung kedatangan puluhan kerabat ke rumah pemilik pohon mangga pada Jumat (8/5/2026). Situasi sempat memanas lantaran terjadi cekcok antara keluarga korban dan warga sekitar.

Kapolres Bontang melalui Kanit Pidum Satreskrim Polres Bontang, Markus Sihotang, membenarkan bahwa pihaknya tengah menangani laporan terkait dugaan penganiayaan tersebut.

“Laporan sudah kami terima dan saat ini masih dalam proses penyelidikan,” kata Markus, saat dikonfirmasi redaksi, Sabtu (9/5/2026).

Ia menuturkan, penyidik telah memeriksa sejumlah saksi, termasuk rekan korban yang sebelumnya menyampaikan informasi kepada keluarga. Namun, saat dimintai keterangan resmi, terdapat perbedaan antara cerita awal yang beredar dengan pengakuan di hadapan penyidik.

“Keterangan yang disampaikan kepada keluarga tidak sepenuhnya sama dengan yang diberikan saat pemeriksaan. Karena itu semua masih kami dalami,” ujarnya.

Selain memeriksa saksi, polisi juga akan meminta keterangan dari pihak rumah sakit yang menangani korban guna memastikan penyebab meninggalnya Ri.

“Kami masih mengumpulkan fakta-fakta, termasuk dari tenaga medis yang sempat merawat korban,” tambahnya.

Polisi pun mengimbau masyarakat agar tidak terpengaruh isu yang belum terbukti kebenarannya dan menyerahkan sepenuhnya proses penanganan perkara kepada aparat kepolisian.

“Kami meminta masyarakat tetap tenang dan tidak mudah terpancing informasi yang belum pasti,” tutupnya.

Reporter : Yulia.C | Editor : Redaksi

Exit mobile version