KITAMUDAMEDIA, Bontang – Komposisi guru muda yang mencapai 70 persen di SMP Negeri 3 Bontang dinilai mempermudah sekolah mengikuti perkembangan sistem pembelajaran berbasis teknologi.
Kepala SMPN 3 Bontang, Mukono, mengatakan mayoritas tenaga pendidik di sekolah tersebut berasal dari generasi milenial. Sementara para siswa saat ini didominasi generasi Z dan Alpha.
Menurutnya, kedekatan usia membuat komunikasi antara guru dan siswa lebih cair sehingga proses belajar mengajar menjadi lebih mudah diterima.
“Guru-guru muda punya pendekatan komunikasi yang lebih dekat dengan siswa. Mereka lebih memahami karakter anak-anak sekarang sehingga suasana belajar jadi lebih nyaman,” ujarnya beberapa waktu lalu.
Selain komunikasi yang lebih fleksibel, guru muda dinilai lebih cepat beradaptasi dengan perkembangan teknologi pembelajaran. Pemanfaatan media digital dan sistem pembelajaran berbasis teknologi informasi disebut lebih mudah diterapkan di lingkungan sekolah.
Saat ini SMPN 3 Bontang memiliki 35 tenaga pendidik. Mukono mengatakan kemampuan penguasaan teknologi para guru muda membantu sekolah mengikuti perkembangan pendidikan modern.
“Penguasaan IT mereka cukup baik, jadi lebih cepat menyesuaikan dengan kebutuhan pembelajaran digital,” katanya.
Meski didominasi tenaga pengajar muda, kolaborasi dengan guru senior tetap dilakukan. Salah satunya melalui program “Hari Guru Belajar” yang rutin digelar setiap Kamis siang.
Program tersebut menjadi ruang berbagi pengalaman dan pengetahuan antarguru, terutama setelah mengikuti pelatihan maupun workshop pendidikan.
“Nantinya guru yang mendapat pelatihan akan membagikan ilmunya kepada guru lain, baik terkait teknologi pembelajaran maupun metode mengajar terbaru. Kami ingin semua guru ikut berkembang bersama,” pungkasnya. (Adv)
Reporter: Yulia C. | Editor: Icha Nawir
