KTAMUDAMEDIA, Bontang – Maraknya pembangunan toko modern di Kota Bontang menjadi perhatian Komisi C DPRD Bontang. Ketua Komisi C, Alfin Rausan Fikri, meminta setiap investor yang akan membuka gerai baru lebih dulu melakukan sosialisasi kepada masyarakat di sekitar lokasi pembangunan.
Menurut Alfin, sosialisasi perlu dilakukan sejak tahap perencanaan agar warga, terutama pemilik warung dan toko kelontong, mengetahui rencana pendirian toko modern. Investor juga diminta berkoordinasi dengan pemerintah di tingkat RT dan kelurahan sebelum pembangunan dimulai.
“Jangan sampai masyarakat baru mengetahui ketika bangunan sudah berdiri. Investor harus lebih dulu melapor kepada RT dan kelurahan untuk melakukan sosialisasi, sehingga warga sekitar memahami rencana pembangunan tersebut, jangan sampai sudah dibangun baru warga protes,” ujarnya usai Rapat Paripurna, Jumat (3/7/2026).
Ia menilai langkah tersebut dapat meminimalkan potensi penolakan warga sekaligus menjaga hubungan yang baik antara pelaku usaha dan masyarakat sekitar.
Selain itu, Alfin mengingatkan agar pertumbuhan toko modern tidak menggerus keberlangsungan usaha kecil yang telah lama beroperasi. Menurutnya, pemerintah perlu memastikan investasi tetap berjalan seiring dengan perlindungan terhadap pelaku UMKM.
“Kami mendukung investasi masuk ke Bontang, tetapi harus tetap memperhatikan keberlangsungan usaha masyarakat. Jangan sampai warung-warung kecil yang menjadi sumber penghidupan warga justru terdampak karena tidak ada komunikasi sejak awal,” tegasnya. (Adv)
Reporter: Yulia C. | Editor: Icha Nawir
