KITAMUDAMEDIA, Bontang – Komisi II DPRD Bontang melakukan inspeksi mendadak (sidak) proyek pembangunan lift di pasar Taman Rawah Indah Bontang, Senin (11/12/2023).
Dari pantau tersebut diketahui, dua unit lift yang seharusnya bisa beroperasi November 2023 belum bisa digunakan. Rifki Koordinator kontraktor PT. Khalifah Borneo Mandiri mengakui lift berkapasitas sekira 150 ton atau maksimal 20 orang tersebut masih menunggu material yang di import dari China. Hal itu menghambat pengerjaan sehingga pengerjaan lift molor.
“Kita kekurangan stok material itu yang membuat pengerjaan jadi lambat, tetapi kami akan berusaha menyelesaikan pembangunan lift, Insya Allah akhir tahun ini sudah selesai,” ungkapnya.
Melihat kondisi tersebut, Komisi II DPRD Bontang mendesak kontraktor untuk lebih maksimal mengupayakan agar lift itu bisa segera digunakan.
“Harus segera selesai, jangan sampai timbul SILPA ini, harus kerja keras kontraktornya ini, kasian juga kalau tidak selesai ya tidak akan dibayar, karena di kontraknya dibayar jika pembangunan selesai,” ucapnya Rustam, Ketua Komisi II DPRD Bontang, Senin (11/12/2023).
Hal lain yang menjadi sorotan anggota Komisi II DPRD Bontang adalah material yang berserakan di halaman pasar. Nur Salam mengingatkan kontraktor proyek lift pasar Tamrin agar dapat membersihkan atau merapikan material yang berada di lantai halaman pasar.
“Itu materialnya berantakan di halaman, bisa membahayakan pengunjung pasar, dan juga tidak elok dipandang kalau berantakan begitu,” ucapnya.
Nursalam mengatakan, material tersebut bahaya jika terkena pengunjung pasar ataupun orang lewat, pasalnya materialnya berupa besi-besi, maka dirinya mengimbau untuk segera dirapikan.
“Dirapikan itu ya, besok harus sudah bersih, saya tidak mau lihat besok masih ada material yang berantakan,” ucapnya saat sidak (11/12/2023).
Diketahui proyek pembangunan lift pasar Tamrin dimulai sejak 6 Juni 2023 dengan anggaran senilai Rp. 3.7 miliar, pembangunan lift ditargetkan akan rampung pada 24 November 2023, namun hingga saat ini pembangunan lift belum selesai.
Reporter : Yulia.C
Editor : Kartika Anwar
