KITAMUDAMEDIA, Bontang — Peringatan Hari Ulang Tahun Kemerdekaan Republik Indonesia ke-79 tahun ini jadi salah satu momen berharga bagi Haytsam Salaka Firdaus Hairah, pelajar SMA Negeri 2 Bontang.
Terpilih sebagai pembentang bendera merah putih dalam upacara yang digelar di Stadion Taman Prestasi Kota Bontang, Haytsam menjalani perjuangan yang penuh dedikasi dan semangat.
Sejak awal latihan sebagai anggota Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka), Haytsam harus menghadapi berbagai tantangan. Latihan intensif yang memerlukan ketahanan fisik dan mental, serta disiplin tinggi, merupakan bagian dari persiapan menuju hari bersejarah ini. Setiap hari, ia dan rekan-rekannya berlatih dengan tekun, mengorbankan waktu dan tenaga demi mencapai kesempurnaan dalam mengibarkan bendera merah putih.
Saat hari H tiba, Haytsam merasakan campuran antara kegembiraan dan gugup. Gembira karena hari yang sangat dinantikannya tiba. Pun merasa gugup lantaran sempat dihantui perasaan takut akan gagal membentangkan bendera merah putih. Namun, ia segera menepis perasaan itu dengan berdoa dan harapan, Allah akan memudahkan langkahnya.
“Setiap langkah saya saat membawa bendera merah putih saya berdoa dan menjadikan langkah ini sebagai pengabdian saya kepada bangsa. Saya tidak pernah berhenti berdoa hingga bendera berkibar dengan gagahnya,” ungkap Haytsam dengan penuh haru.
Kesuksesan Haytsam dalam melaksanakan tugasnya bukan hanya membanggakan dirinya, tetapi juga keluarganya. Misbahol Haira, ayah Haytsam, mengungkapkan kebanggaan dan rasa harunya.
“Saya sangat bangga anak saya bisa menjadi bagian dari tim pengibaran bendera merah putih. Dia berhasil mengibarkannya dengan sempurna,” ucapnya dengan mata yang berbinar.(*)
Reporter: Yulia C
Editor : Nur Aisyah Nawir
