KITAMUDAMEDIA

Kepala DLH Bontang Klarifikasi Isu Pemblokiran Nomor Wartawan

Kepala DLH Bontang, Heru Triatmojo

KITAMUDAMEDIA, Bontang – Setelah sempat menjadi sorotan, Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Bontang, Heru Triatmojo, akhirnya memberikan penjelasan terkait lambatnya respons instansi yang dipimpinnya dalam menanggapi permintaan konfirmasi hasil uji laboratorium dugaan pencemaran perairan di Bontang Lestari dan Santan Ilir, Kutai Kartanegara.

Heru membantah telah mengabaikan permintaan informasi. Ia menegaskan bahwa keterlambatan terjadi karena proses pembacaan data laboratorium yang belum rampung. Ia juga membantah isu pemblokiran nomor wartawan, dengan dalih ponselnya sempat rusak dan harus diatur ulang. Selain itu, ia mengaku gawainya sering dimainkan anak-anak di rumah sehingga beberapa pesan bisa saja tidak terbaca.

“HP saya sempat bermasalah dan jatuh, lalu saya reset. Kalau ada yang merasa diblokir, saya tidak sengaja melakukannya. Mungkin terpencet saat anak-anak mainkan,” jelas Heru saat dikonfirmasi, Sabtu (19/4/2024).

Ia mengungkapkan bahwa DLH Bontang baru mengambil hasil uji laboratorium dari Samarinda pada Kamis,17 April 2025. Proses analisis baru selesai pada Jumat malam, 18 April, sekitar pukul 20.00 WITA. Hal itulah yang disebut menjadi alasan keterlambatan pemberian keterangan kepada media.

“Analisis butuh waktu. Kami tidak bisa memberikan jawaban sebelumnya karena data belum selesai dibaca,” ujarnya.

Baca Juga

FJB Sayangkan Sikap Kepala DLH Bontang yang Blokir Nomor Telepon Jurnalis 

Sebelumnya diberitakan, Ketua Forum Jurnalis Bontang (FJB) Herdi Jafar dengan tegas menyayangkan sikap Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Bontang, Heru Triatmojo, yang memblokir nomor telepon jurnalis akurasi.id. Tindakan ini dilakukan saat jurnalis tersebut berupaya mengonfirmasi progres uji laboratorium limbah PT Energi Unggul Persada (EUP), yang diduga mencemari perairan Bontang hingga menyebabkan kematian ikan secara massal.(*)

Reporter: Yulia.C

Editor: Icha Nawir

Exit mobile version