KITAMUDAMEDIA, Kutai Kartanegara —Desa Perangat Baru, Kecamatan Marangkayu, terus membuktikan diri sebagai produsen kopi luwak berkualitas. Di bawah kepemimpinan Kepala Desa Fitriati, lahan kopi seluas 35 hektare berhasil menghasilkan biji kopi yang kini menjadi langganan hotel-hotel berbintang di Samarinda seperti Mercure dan Ibis, bahkan diekspor ke luar negeri.
Dengan harga jual di kebun mencapai Rp4,25 juta/kg dan pasar ekspor hingga Rp5 juta/kg, permintaan kopi dari desa ini terus meningkat. Musim panen dua kali setahun menghasilkan rata-rata 500–700 gram biji kopi per hektare setiap pagi, dengan kepadatan tanam hingga 500 pohon per hektare.
Fitriati menilai potensi pendapatan dari kopi luwak sangat besar jika dikelola dengan baik. “Ini peluang ekonomi yang luar biasa bagi masyarakat desa kami,” ujarnya.
Kesuksesan ini diharapkan dapat mendorong pertumbuhan ekonomi desa sekaligus memperkenalkan produk lokal Kukar ke kancah internasional.(*Adv)
Editor : Redaksi
