KITAMUDAMEDIA, Kaltim– Wakil Ketua Komisi II DPRD Kalimantan Timur, Sapto Setyo Pramono, mengimbau generasimuda di Kaltim untuk mempersiapkan diri menghadapitantangan era digital yang berkembang semakin pesat. Iamenekankan bahwa kemajuan teknologi telah memengaruhihampir seluruh sektor industri, sehingga dibutuhkan kesiapandan kemampuan yang relevan dari para pemuda.
“Generasi muda tidak boleh tertinggal. Perkembangan teknologisaat ini sangat cepat dan siapa pun yang tidak siap akan tergilas. Karena itu, penting bagi anak-anak muda untuk terusmengembangkan keterampilan diri,” ujarnya, Selasa (22/7/2025).
Sapto juga menyoroti pentingnya sistem pendidikan yang adaptif terhadap kebutuhan dunia kerja. Ia berharap para dosendan institusi pendidikan tinggi di Kalimantan Timur dapatmenyusun kurikulum pembelajaran yang tidak hanya teoritis, tetapi juga aplikatif dan sesuai dengan tuntutan industri modern.
“Pendidikan tinggi harus mempersiapkan mahasiswa untukdunia nyata, bukan hanya membekali mereka dengan teori. Dunia kerja membutuhkan keterampilan praktis yang bisalangsung diterapkan,” tegasnya.
Dalam konteks globalisasi, Sapto menambahkan bahwapenguasaan teknologi harus diiringi dengan kemampuanberbahasa asing. Ia menyebut bahasa Inggris dan Mandarin sebagai dua bahasa utama yang perlu dikuasai oleh generasimuda agar mampu bersaing di pasar kerja internasional.
“Persaingan tenaga kerja kini tidak lagi terbatas pada lingkupnasional. Dengan banyaknya produk dan tenaga asing yang masuk, generasi muda kita harus siap bersaing secara global. Salah satunya dengan menguasai bahasa asing,” ujarnya.
Lebih jauh, Sapto mendorong adanya percepatan transformasidigital di Kalimantan Timur yang melibatkan partisipasi aktifgenerasi muda, baik dalam bidang pendidikan, wirausaha digital, maupun inovasi teknologi.
“Kita harus mengejar ketertinggalan dari negara-negara majuseperti Jepang, Tiongkok, dan Rusia. Untuk itu, kesiapansumber daya manusia menjadi kunci,” pungkasnya.(Adv)
