KITAMUDAMEDIA, Bontang – Kabar baik bagi masyarakat berpenghasilan rendah (MBR) di Kota Bontang. Kini, warga yang belum memiliki rumah bisa mengajukan kepemilikan hunian subsidi melalui aplikasi resmi Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman bernama SiKasep (Sistem Informasi KPR Subsidi Perumahan).
Aplikasi ini dapat diunduh secara gratis melalui Play Store maupun App Store. Setelah menginstal, pengguna wajib mengisi data pribadi, termasuk Nomor Induk Kependudukan (NIK) dan alamat email aktif. Selanjutnya, sistem akan meminta pengguna melakukan swafoto bersama KTP sebagai bagian dari proses verifikasi awal.
Setelah berhasil diverifikasi, pemohon akan diarahkan memilih lokasi rumah subsidi yang diinginkan. Untuk wilayah Bontang, saat ini hanya tersedia satu pengembang, yakni PT Donelley Bontang, yang mengelola proyek di Perumahan Griya Wisata, Kelurahan Bontang Kuala.
“Di lokasi ini akan dibangun sebanyak 140 unit rumah subsidi, dengan tiga pilihan tipe: Tipe 27, Tipe 30, dan Tipe 36,” jelas pihak pengembang.
Setelah memilih tipe dan lokasi rumah, pemohon diwajibkan menentukan bank penyalur KPR subsidi. Namun perlu dicatat, proses ini sering kali menjadi kendala karena sistem akan langsung melakukan pengecekan rekam jejak keuangan (BI checking). Jika nama pemohon tercatat bermasalah, maka pengajuan akan otomatis ditolak.
Untuk membantu perencanaan, aplikasi SiKasep juga menyediakan fitur simulasi kredit. Fitur ini memungkinkan calon pemilik rumah menyesuaikan tenor dan besar cicilan sesuai kemampuan.
Sebagai ilustrasi, rumah dengan harga Rp182 juta dan uang muka Rp1 juta, jika dicicil selama 20 tahun, akan menghasilkan angsuran sekitar Rp1.081.008 per bulan.
Program rumah subsidi ini mengacu pada Peraturan Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman Nomor 5 Tahun 2025, yang mengatur sejumlah persyaratan, antara lain:
• Belum memiliki rumah atas nama pribadi maupun pasangan
• Penghasilan untuk lajang: Rp3 juta–Rp8 juta
• Penghasilan untuk berkeluarga: Rp3 juta–Rp11 juta
• Lolos uji kelayakan kredit dari bank penyalur
• Bagian depan rumah tidak boleh direnovasi hingga batas waktu tertentu
Bagi masyarakat yang tertarik, informasi lebih lanjut dapat diperoleh dengan menghubungi nomor layanan +62 821-5406-5767 atau langsung mendatangi kantor pengembang di HOP 6 Jalan Kutai 2 Nomor 32, Bontang.
Program ini menjadi salah satu solusi nyata untuk mewujudkan hunian layak dan terjangkau bagi masyarakat di Kota Taman. (*)
Reporter: Yulia.C
Editor: Icha Nawir
