KITAMUDAMEDIA, Bontang – Pemerintah Kota (Pemkot) Bontang melalui kolaborasi dengan National Paralympic Committee Indonesia (NPCI) Kota Bontang menggelar Festival Olahraga Disabilitas di GOR Sport Center Lok Tuan, Senin (25/8/2025). Acara ini mengusung tema “Keterbatasan Bukan Penghalang” dan menjadi momentum penting untuk menegaskan komitmen pembangunan inklusif di Kota Taman.
Wakil Wali Kota Bontang, Agus Haris, menyebut festival ini bukan sekadar ajang perlombaan, melainkan wadah bagi penyandang disabilitas untuk menunjukkan potensi, bakat, dan semangat juang.
“Kalian adalah sumber inspirasi bagi kita semua. Dengan keberanian dan kerja keras, kalian membuktikan bahwa semangat jauh lebih kuat daripada keterbatasan,” ujarnya memberi semangat kepada para atlet.
Agus Haris berharap festival ini dapat memperkenalkan olahraga paralimpik kepada masyarakat agar semakin dikenal dan diminati. Selain itu, kegiatan ini memberi ruang bagi siswa Sekolah Luar Biasa (SLB) dan sekolah inklusi untuk berkompetisi sekaligus membangun rasa percaya diri.
“Lebih dari itu, festival ini menggugah kepedulian kita semua bahwa penyandang disabilitas adalah bagian penting dari masyarakat. Mereka punya hak yang sama untuk maju, berkembang, dan berkontribusi bagi pembangunan bangsa,” ungkapnya.
Pemkot Bontang disebut terus berupaya menciptakan lingkungan yang ramah disabilitas. Sejumlah langkah nyata telah dilakukan, seperti pembangunan Autis Center, penyediaan layanan publik yang inklusif, hingga lahirnya Peraturan Daerah tentang penghormatan dan perlindungan hak penyandang disabilitas.
“Semua ini adalah bentuk kesungguhan kami agar hak-hak penyandang disabilitas terjamin, sekaligus memberi ruang bagi mereka untuk berdaya saing,” tandasnya.
Festival ini juga menjadi bukti nyata kolaborasi antara pemerintah, masyarakat, dunia usaha, dan organisasi sosial. Dengan sinergi tersebut, Pemkot Bontang optimistis atlet disabilitas daerah mampu menorehkan prestasi tidak hanya di tingkat lokal, tetapi juga di level nasional hingga internasional.
“Mari kita dukung para atlet disabilitas yang bertanding hari ini. Mereka bukan hanya berkompetisi, tetapi juga mengajarkan arti kegigihan, keteguhan, dan optimisme,” tutupnya. (Adv)
Reporter: Yulia.C | Editor: Icha Nawir
