KITAMUDAMEDIA, Bontang – Wali Kota Bontang, Neni Moerniaeni, menyoroti ulah sejumlah oknum warga yang kerap melakukan panggilan palsu atau prank kepada petugas Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Disdamkartan). Ia menilai tindakan tersebut keterlaluan dan merugikan banyak pihak.
Menurut Neni, petugas Damkar selama ini dikenal responsif terhadap setiap laporan darurat. Namun, kesigapan itu justru dimanfaatkan untuk keisengan oleh segelintir warga.
“Kasihan baget loh mereka (Damkar) kalau dikerjain terus begitu, kan selama ini Damkar selalu siap siaga saat dipanggil, jangan lah begitu,” ujarnya, Senin (25/8/2025).
Ia menegaskan, seluruh aktivitas petugas Damkar selalu dipantau pemerintah, sehingga laporan-laporan panggilan palsu juga tercatat. Hal ini membuat dirinya kecewa dengan aksi oknum yang mempermainkan tugas mulia petugas Damkar.
“Semua laporan kegiatan Damkar selalu masuk ke saya, saya tahu semua. Mulai dari bantu lepaskan cincin sampai nyelamatin kucing. Damkar siap siaga. Jangan lah diprank,” tandasnya.
Neni mengimbau masyarakat agar menggunakan saluran pengaduan dengan bijak dan bertanggung jawab, bukan untuk mempermainkan petugas yang sudah bekerja demi keamanan dan keselamatan warga.
“Bilangin yang ngeprank itu berdosa. Dosanya dicatat berkali-kali lipat. Kalau perlu didatangi itu yang ngeprank biar jera,” ucapnya dengan nada kesal.
Terkait penindakan, Neni menyerahkan sepenuhnyaWali Kota Bontang, Neni Moerniaeni, mengecam aksi prank terhadap petugas Damkar yang dinilai merugikan dan membahayakan keselamatan publik. kepada instansi terkait untuk mengambil langkah tegas sesuai kewenangan yang dimiliki.(Adv)
Reporter: Yulia.C | Editor: Icha Nawir
