KITAMUDAMEDIA, Kutim – Pemerintah Kabupaten Kutai Timur (Kutim) terus mempercepat proses penetapan penerima Beasiswa Kutim Tuntas 2025.
Tahapan finalisasi kini memasuki tahap akhir agar dana bantuan pendidikan dapat dicairkan sebelum tahun anggaran berakhir.
Plt Kepala Bagian Kesra Setkab Kutim, Muhammad Samsudin, menyampaikan bahwa pihaknya baru merampungkan tahap masa sanggah dan saat ini tengah mengonsolidasikan daftar peserta yang dinyatakan lolos verifikasi.
“Setelah masa sanggah ditutup, kami melakukan rekap menyeluruh. Hasil akhirnya akan kami serahkan ke Bagian Hukum untuk diproses menjadi SK Bupati,” ujarnya, Jumat (14/11/2025).
Rekapitulasi ini menjadi langkah krusial sebelum Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) dapat melakukan pencairan.
Pemerintah daerah menargetkan penerbitan SK berlangsung cepat agar pengajuan pencairan tidak melampaui batas waktu yang ditetapkan.
Upaya penyelarasan data penerima juga terus dilakukan untuk menjamin akurasi dan meminimalkan potensi duplikasi.
Tahun 2025, anggaran Beasiswa Kutim Tuntas mengalami peningkatan signifikan dengan total mencapai Rp25 miliar.
Pemerintah mencatat kenaikan ini sebagai bentuk keberlanjutan prioritas sektor pendidikan, terlebih setelah alokasi dana sebelumnya juga meningkat dari Rp9 miliar (2022) menjadi Rp19 miliar (2024).
“Kenaikan ini menunjukkan komitmen pemerintah dalam memperkuat dukungan kepada pelajar dan mahasiswa,” kata Samsudin.
Beasiswa Kutim Tuntas mencakup penerima dari berbagai jenjang, mulai dari pelajar SMA sederajat hingga mahasiswa diploma, S1, S2, termasuk peserta program kerja sama dengan sejumlah perguruan tinggi.
Meski proyeksi APBD 2026 diperkirakan mengalami penurunan, Pemkab memastikan program ini tidak akan terhenti karena telah menjadi bagian dari kebijakan prioritas daerah.
Kesra juga melakukan pengecekan ulang data penerima beasiswa sebelumnya untuk memastikan distribusi anggaran tepat sasaran.
Langkah ini diharapkan memperkuat kepercayaan masyarakat terhadap sistem seleksi dan tata kelola program pendidikan di Kutai Timur.
Dengan tahapan finalisasi yang hampir rampung, Pemkab Kutim menargetkan pencairan dana segera dilakukan agar manfaat program dapat diterima langsung oleh para pelajar dan mahasiswa.
“Kami optimis dengan peningkatan dukungan anggaran ini dapat menjadi dorongan besar bagi peningkatan kualitas sumber daya manusia dan perluasan akses pendidikan di Kutim,” tutupnya.(ADV)
