KITAMUDAMEDIA, Kutai Timur – Pemerintah Kabupaten Kutai Timur (Kutim) menegaskan komitmen panjangnya untuk terus menyalurkan alokasi minimal 20 persen anggaran pendidikan setiap tahun.
Bupati Kutim, Ardiansyah Sulaiman, menyatakan bahwa kebijakan ini sudah berjalan sejak awal 2000-an dan tidak pernah mengalami penurunan.
“Komitmen ini menjadi fondasi kuat dalam membangun kualitas pendidikan di Kutim,” ungkapnya, Minggu (23/11/2025).
Pemerintah daerah secara konsisten menempatkan pendidikan dalam prioritas utama meski menghadapi berbagai tantangan anggaran.
Ia menjelaskan bahwa porsi anggaran tersebut mendukung berbagai program yang bertujuan meningkatkan kualitas sumber daya manusia.
Mulai dari pembangunan infrastruktur, rehabilitasi sekolah, hingga peningkatan sarana pendukung pembelajaran.
Bupati menyebutkan bahwa program bantuan pendidikan juga terus diperluas serta menyediakan beasiswa bagi mahasiswa, bantuan kebutuhan sekolah bagi siswa, dan dukungan bagi lembaga pendidikan swasta.
Ardiansyah menegaskan bahwa menjaga konsistensi anggaran 20 persen merupakan bagian dari strategi jangka panjang untuk mencetak generasi unggul.
“Kami tidak pernah menurunkan alokasi 20 persen. Ini komitmen panjang Kutim untuk dunia pendidikan,” ujar Ardiansyah.
Ia meminta seluruh pemangku kepentingan berpartisipasi menjaga keberlanjutan kebijakan ini agar manfaatnya semakin besar.
Koordinasi lintas instansi menjadi faktor penting dalam memastikan anggaran digunakan secara efektif.
“Pendidikan adalah investasi, bukan beban. Kutim akan terus menjaganya,” tegasnya.
Menurutnya, kebijakan tersebut diharapkan mampu memperkuat ketahanan pendidikan daerah dan meningkatkan kualitas masyarakat secara keseluruhan.
Pemerintah akan terus menjaga agar alokasi pendidikan tetap menjadi prioritas utama.(ADV)
