KITAMUDAMEDIA, Semarang – Program televisi terbaru Bintang MBG (Model Bina Gizi) dari Dreamlight – GarudaTV telah mengumumkan enam Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang direkomendasikan dan berhasil meraih Bintang MBG hingga awal Desember 2025.
Penghargaan ini diberikan kepada SPPG yang dinilai layak menjadi model percontohan dan inspirasi bagi sekolah-sekolah lain. Produser Bintang MBG, Igie Nugraha, menjelaskan bahwa program ini tidak mencari pemenang, melainkan menemukan SPPG yang secara konsisten memenuhi seluruh kriteria ketat yang ditetapkan oleh tim penilai.
“Kami memang bukan mencari juara, tetapi menemukan SPPG-SPPG yang memenuhi kriteria dari Bintang MBG, yang layak untuk dijadikan roll model dan inspirasi untuk SPPG lain,” kata Igie Nugraha.
Penilaian dilakukan melalui proses yang komprehensif, mencakup survei di sekolah, pengamatan langsung di lapangan, serta pembahasan mendalam oleh tim Dreamlight – GarudaTV. Per 5 Desember 2025, keenam SPPG tersebut telah menunjukkan progres luar biasa dan memenuhi semua persyaratan penilaian.
Kualitas kinerja enam SPPG ini semakin diperkuat oleh umpan balik positif dari berbagai pihak, termasuk siswa, guru, dan orang tua sebagai penerima manfaat langsung.
Berikut daftar 6 SPPG Penerima Bintang MBG
Keenam SPPG yang telah mendapatkan apresiasi Bintang MBG di wilayah Semarang dan sekitarnya adalah:
* SPPG Srondol Wetan, Kota Semarang
* SPPG Lerep Kulon, Kabupaten Semarang
* SPPG Gayamsari, Kota Semarang
* SPPG Susukan Ungaran Timur, Kabupaten Semarang
* SPPG Wonosari 3, Kecamatan Ngaliyan, Kota Semarang
* SPPG Darussalam, Kecamatan Bringin, Kabupaten Semarang
Sementara itu, Bramanto Sefriadhy N, Produser Dreamlight World Media (DWM) menekankan pentingnya peran masyarakat dalam proses apresiasi ini.
“Kami memerlukan usulan-usulan dari para penerima manfaat, baik murid, guru dan orangtua mengenai SPPG yang menurut mereka punya kinerja yang baik untuk kami beri apresiasi,” pungkas Bramanto Sefriadhy.
Program Bintang MBG diharapkan dapat terus mendorong peningkatan kualitas pelayanan pemenuhan gizi di sekolah-sekolah, menjadikannya standar baru untuk lingkungan pendidikan yang sehat dan inspiratif. (*)
Reporter : Bambg Iss | Editor : Redaksi
