KITAMUDAMEDIA, Bontang – PT Pelayaran Nasional Indonesia (Pelni) resmi merilis jadwal keberangkatan kapal penumpang di Pelabuhan Lok Tuan, Bontang, untuk periode Januari 2026. Pada awal tahun ini, dua kapal Pelni dijadwalkan melayani rute dari dan menuju Bontang.
Manager Operasional PT Laut Bontang Bersinar (LBB) selaku pengelola Pelabuhan Lok Tuan, Jackthin Pamasi, menyampaikan bahwa kapal KM Binaiya dan KM Egon mulai beroperasi sejak 1 Januari 2026.
“Untuk jadwal kapal sementara baru dua kapal, untuk kapal swasta belum ada informasi,” ujar Jackthin saat dikonfirmasi, Jumat (2/1/2026).
Berdasarkan data yang diterima, KM Egon dan KM Binaiya dijadwalkan singgah sebanyak tujuh kali sepanjang Januari 2026 dengan berbagai rute tujuan, mulai dari Parepare, Makassar, hingga Benoa.
Berikut jadwal lengkap kapal Pelni di Pelabuhan Lok Tuan Bontang selama Januari 2026:
KM Egon
• Tiba: 1 Januari 2026, pukul 02.00
• Berangkat: 1 Januari 2026, pukul 04.00
• Tujuan: Parepare
KM Egon
• Tiba: 3 Januari 2026, pukul 10.00
• Berangkat: 3 Januari 2026, pukul 16.00
• Tujuan: Parepare – Batulicin – Surabaya – Lembar – Waingapu
KM Binaiya
• Tiba: 7 Januari 2026, pukul 23.00
• Berangkat: 8 Januari 2026, pukul 02.00
• Tujuan: Parepare – Makassar – Labuan Bajo – Bima – Benoa
KM Egon
• Tiba: 15 Januari 2026, pukul 10.00
• Berangkat: 15 Januari 2026, pukul 15.00
• Tujuan: Parepare
KM Egon
• Tiba: 17 Januari 2026, pukul 19.00
• Berangkat: 17 Januari 2026, pukul 21.00
• Tujuan: Parepare – Batulicin – Surabaya – Lembar – Waingapu
KM Binaiya
• Tiba: 22 Januari 2026, pukul 13.00
• Berangkat: 22 Januari 2026, pukul 16.00
• Tujuan: Parepare
KM Binaiya
• Tiba: 25 Januari 2026, pukul 00.01
• Berangkat: 25 Januari 2026, pukul 04.00
• Tujuan: Awerange – Makassar – Labuan Bajo – Bima – Benoa
Jackthin mengimbau masyarakat untuk rutin memantau informasi keberangkatan melalui kanal resmi Pelni maupun pengelola pelabuhan, mengingat jadwal kapal dapat berubah sewaktu-waktu akibat faktor cuaca dan teknis pelayaran.
“Informasi terbaru bisa terus di-update agar tidak terjadi miskomunikasi, dan jangan lupa identitas asli dibawa,” ujarnya. (*)
Reporter: Yulia.C | Editor: Icha Nawir
