KITAMUDAMEDIA

Disdikbud Bontang Luncurkan Si Mendut, Data Anak Belum Masuk PAUD

Foto: Kepala Seksi Kurikulum dan Peserta Didik Bidang Pembinaan PAUD dan Pendidikan Nonformal (PNF) Disdikbud Bontang, Miftahul

KITAMUDAMEDIA, Bontang – Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kota Bontang meluncurkan Si Mendut (Sistem Monitoring dan Rekapitulasi Data Anak Usia Dini) untuk memetakan anak usia 5–6 tahun hingga tingkat RT. Sistem ini disiapkan guna mengetahui jumlah anak yang sudah maupun belum mengikuti Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD).

Kepala Seksi Kurikulum dan Peserta Didik Bidang Pembinaan PAUD dan Pendidikan Nonformal (PNF) Disdikbud Bontang, Miftahul, mengatakan Si Mendut merupakan hasil kolaborasi Disdikbud bersama Pokja Bunda PAUD Kota Bontang. Inovasi tersebut juga akan didaftarkan sebagai inovasi daerah.

“Melalui Si Mendut kami akan mendata anak usia 5 sampai 6 tahun di setiap RT. Dari situ akan diketahui berapa yang sudah masuk PAUD dan berapa yang belum, sehingga intervensi yang diberikan benar-benar tepat sasaran,” ujarnya kepada awak media, Kamis (16/7/2026).

Menurut Miftahul, pendataan tersebut mendukung kebijakan wajib belajar satu tahun pra-SD. Karena itu, pemerintah memerlukan data akurat mengenai anak usia 5–6 tahun yang telah maupun belum mengenyam pendidikan PAUD.

Ia menyebut ketersediaan lembaga PAUD di Kota Bontang bukan menjadi persoalan. Jumlah satuan PAUD di setiap kelurahan bahkan telah melampaui target nasional, yakni minimal satu PAUD di setiap desa atau kelurahan.

“Kalau dirasionalkan, hampir setiap tiga RT sudah memiliki satu PAUD. Jadi persoalannya bukan pada akses, melainkan masih ada anak yang belum terlayani sehingga perlu dipetakan penyebabnya,” jelasnya.

Data yang dikumpulkan melalui Si Mendut akan menjadi dasar penyusunan langkah penanganan, seperti sosialisasi kepada orang tua, penyediaan layanan pendidikan alternatif, hingga pendampingan yang disesuaikan dengan kondisi di lapangan. (Adv)

Reporter: Yulia C. | Editor: Icha Nawir

Exit mobile version