KITAMUDAMEDIA

MBG SMP Vidatra Bontang Dihentikan Sementara Usai 36 Siswa dan Guru Sakit

Foto: Ilustrasi

KITAMUDAMEDIA, Bontang – Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di SMP Yayasan Pendidikan Vidya Dahana Patra (YPVDP) atau SMP Vidatra Bontang dihentikan sementara mulai Selasa (11/8/2026). Keputusan itu diambil setelah 36 siswa dan guru mengalami keluhan kesehatan usai menyantap menu MBG pada Senin (10/8/2026).

Penghentian disampaikan pihak sekolah melalui surat pemberitahuan bernomor 400.3.5/205/SMPYPVDP/KS/VIII/2026 yang ditandatangani Kepala SMP YPVDP Bontang, Moh. Sholikhin, pada Senin (10/8/2026).

Dalam surat tersebut, sekolah menyebut penghentian sementara dilakukan sebagai bentuk kehati-hatian untuk menjaga kesehatan seluruh siswa.

“Sehubungan dengan adanya beberapa siswa yang mengalami gejala sakit setelah mengonsumsi menu Makan Bergizi Gratis (MBG), sebagai bentuk kehati-hatian dan demi menjaga kesehatan seluruh siswa, dengan ini kami sampaikan bahwa program MBG di SMP YPVDP Bontang akan dihentikan sementara terhitung mulai Selasa, 11 Agustus 2026 hingga waktu yang akan diinformasikan lebih lanjut,” demikian isi surat tersebut.

Selama program dihentikan, sekolah mengimbau orang tua atau wali siswa membekali anak dengan makanan dari rumah.

“Untuk membekali putra/putri dengan makanan dari rumah selama masa penghentian sementara ini berlangsung,” tulis pihak sekolah.

Sebelumnya, sebanyak 36 siswa dan guru SMP Vidatra dilaporkan mengalami keluhan berupa mual, muntah, hingga pusing setelah menyantap menu MBG pada Senin pagi.

Baca Juga  Puluhan Siswa SMP Vidatra Mual dan Muntah Usai Santap MBG

Dari jumlah tersebut, 21 orang dibawa ke RS LNG Badak untuk menjalani pemeriksaan dan mendapatkan penanganan medis. Sementara itu, sebagian lainnya menjalani observasi di lingkungan sekolah.

Menu MBG yang dikonsumsi terdiri atas nasi gurih, ayam suwir, tumis wortel, oseng tahu, dan buah jeruk. Makanan tersebut disantap sekitar pukul 09.50 Wita.

Hingga program kembali berjalan, siswa diminta membawa bekal dari rumah sesuai imbauan sekolah.(*)

Reporter: Yulia C. | Editor: Icha Nawir

Exit mobile version