Awesome Logo
Tersedia ruang iklan, informasi hubungi 08125593271                    Segenap Pimpinan dan Redaksi Kita Muda Media Mengucapkan Marhaban ya... Ramadhan 1442 H, Mohon Maaf Lahir dan Batin                    Patuhi Protokol Kesehatan dan Jaga Imunitas                    Follow Medsos KITAMUDAMEDIA FB : kitamudamedia, Fan Page FB : kitamudamedia.redaksi, IG : kitamudamedia.redaksi, Youtube : kitamudamedia official                                   Selamat Menjalankan Ibadah Puasa 1442 H                         

Adik Kandung Korban Pembunuhan di KM 3 Bontang Ditetapkan jadi Tersangka

KITAMUDAMEDIA, Bontang – Adik kandung korban pembunuhan di KM 3 Jalan Arif Rahman Hakim Bontang Utara akhirnya ditetapkan sebagai tersangka.

Peristiwa pembunuhan tersebut terjadi Senin (15/01/2024), diduga karena korban bernama Holand cekcok dengan adik kandung sendiri mengakibatkan korban meninggal dunia, Senin (15/1/2024).

Kapolres Bontang AKBP Alex Lumban Tobing, melalui Kasat Reskrim Iptu Hari Supranoto mengatakan, dari pengakuan pelaku dirinya sakit hati sering diganggu oleh korban, lalu terlibat perkelahian di tempat kejadian, tersangka dengan sengaja mendorong korban ke dalam jurang diduga kepala korban terbentur batu mengakibatkan korban meninggal dunia.

“Setelah mendalami kasus tersebut, Kepolisian menetapkan adik korban AY (31) menjadi tersangka,” ungkapnya, Selasa (16/1/2024).

Lebih lanjut dijelaskan Hari, dari hasil visum rumah sakit dan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) korban O (32) mengalami luka benturan di bagian kepala. Tidak ada kekerasan sajam dalam kejadian tersebut.

“Dari hasil visum, tidak ada kekerasan benda tajam, melainkan adanya luka benturan dibagian kepala,” ucapnya.

Ia juga menyampaikan, dari keterangan pelaku AY (31) korban O sudah bersama dirinya sejak pagi, tersangka AY(31) membonceng korban dari Masjid Terapung sampai di Jalan Arif Rahman Hakim KM. 3 Bontang Utara.

“Sudah sama-sama dari pagi korban dan pelaku ini, motif sementara diduga sakit hati sering di ganggu, cuman untuk motif lainnya belum diketahui, kepolisian masih menggali informasi,” tuturnya.

Akibat perbuatannya tersangka AY (31) dikenakan pasal 351 dan 338 KUHPidana. Tentang penganiayaan dan pembunuhan. Ancaman maksimal 15 tahun penjara.

Diberitakan sebelumnya, korban O (32) ditemukan sudah tidak bernyawa di Jalan Arif Rahman Hakim pada senin siang (15/1/2024) sekitar pukul 12.30. Tersangka sempat kabur, namun tak butuh waktu lama kurang dari 6 jam tersangka berhasil ditangkap di rumahnya, Senin (151/2024) sekitar pukul 18.30 wita.

Baca Juga  Sapa Anak Muda, Etha Rimba Komit Optimalkan Peran dan Peningkatan Kompetensi Pemuda Bontang

Reporter : Yulia.C
Editor : Kartika Anwar

Ikuti Fans Page Kami

Leave a Reply