KITAMUDAMEDIA

BPBD Bontang Ingatkan Wisatawan: Jangan Nekat Naik Kapal Jika Tak Ada Pelampung

KITAMUDAMEDIA, Bontang — Peringatan keselamatan kembali digaungkan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Bontang seiring meningkatnya aktivitas wisata bahari. Meski cuaca beberapa waktu terakhir terbilang aman, potensi risiko di laut tetap mengintai, terutama saat fenomena alam atau pasang air laut.

Kepala BPBD Bontang, Usman menegaskan seluruh pengelola kapal wisata wajib menyediakan perlengkapan keselamatan, termasuk memastikan penumpang menggunakan pelampung. Peringatan ini juga ditujukan kepada wisatawan agar tidak menyepelekan aturan tersebut.

“Untuk wisatawan yang berlibur ke wilayah Beras Basah dan sekitarnya, khususnya saat kondisi air pasang, kami meminta masyarakat tetap waspada. Semua kapal pengangkut wisata wajib menyediakan baju pelampung bagi penumpang,” tegas Usman, saat ditemui redaksi, Senin (24/11/2025).

Ia mengaku masih menemukan kasus wisatawan yang enggan menggunakan life jacket kendati sudah tersedia di kapal. Kebiasaan tersebut dianggap berbahaya karena dapat berujung fatal ketika insiden terjadi.

“Kadang masalah muncul bukan karena cuaca, tetapi karena masyarakat tidak memakai pelampung. Bahkan penumpang berhak menuntut bila kapal tidak menyediakan life jacket. Kalau tidak ada, sebaiknya jangan naik. Itu aturan keselamatan,” ujarnya.

BPBD menyatakan akan terus memantau kondisi perairan dan menyampaikan informasi resmi bila ditemukan potensi gangguan cuaca. Meski situasi terkini relatif kondusif, kewaspadaan diminta tetap menjadi prioritas bagi pengelola kapal maupun pengunjung.

“Kami terus mengimbau masyarakat untuk mematuhi standar keselamatan. Pelampung itu penyelamat. Jangan sampai terjadi hal yang tidak diinginkan hanya karena kelalaian,” tambahnya.

Melalui edukasi dan pengawasan yang berkelanjutan, BPBD berharap budaya keselamatan di laut dapat meningkat. Pemerintah juga mengajak semua pihak untuk disiplin demi menciptakan wisata bahari Bontang yang aman dan tertib.(Adv)

Reporter: Yulia.C | Editor: Icha Nawir

Exit mobile version