Awesome Logo
Tersedia ruang iklan, informasi hubungi 08125593271                    Segenap Pimpinan dan Redaksi Kita Muda Media Mengucapkan Marhaban ya... Ramadhan 1442 H, Mohon Maaf Lahir dan Batin                    Patuhi Protokol Kesehatan dan Jaga Imunitas                    Follow Medsos KITAMUDAMEDIA FB : kitamudamedia, Fan Page FB : kitamudamedia.redaksi, IG : kitamudamedia.redaksi, Youtube : kitamudamedia official                                   Selamat Menjalankan Ibadah Puasa 1442 H                         

BPBD Bontang Tegaskan Standar Keselamatan Kapal Wisata, Operator Diminta Patuh

KITAMUDAMEDIA, Bontang — Tingkat kunjungan wisata bahari yang terus meningkat mendorong Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Bontang memperketat pengawasan dan imbauan keselamatan bagi seluruh operator kapal wisata. Komitmen tersebut disampaikan dalam rapat koordinasi bersama pelaku usaha kapal wisata yang digelar Dinas Kepemudaan, Olahraga, dan Pariwisata (Dispopar) Kota Bontang pada Jumat (5/12/2025).

Rapat ini menjadi ruang diskusi sekaligus penyampaian imbauan agar seluruh operator kapal wisata menerapkan standar keselamatan secara konsisten, terutama mengingat intensitas aktivitas wisata air dan perubahan cuaca yang semakin tidak menentu.

Kepala Pelaksana BPBD Bontang, Usman, melalui Kepala Bidang Pencegahan dan Kesiapsiagaan, Eko Mashudi, menegaskan bahwa keselamatan penumpang harus menjadi prioritas utama bagi seluruh penyedia jasa wisata maritim. Ia menekankan bahwa kelalaian sekecil apa pun dapat memicu risiko kecelakaan.

“Saya menghimbau agar seluruh pelaku usaha kapal wisata memastikan kesiapan peralatan keselamatan dan mematuhi aturan keselamatan pelayaran,” ujarnya kepada redaksi, Jumat (5/12/2025).

Eko menyampaikan lima poin penting imbauan BPBD kepada pelaku usaha kapal wisata:

• Mempersiapkan peralatan dan perlengkapan keselamatan (safety equipment) di kapal wisata, termasuk pelampung dan alat evakuasi.

• Tidak melakukan over capacity terhadap jumlah penumpang demi menjaga stabilitas dan keamanan kapal.

• Menyediakan perlengkapan P3K sebagai langkah awal penanganan medis jika terjadi kondisi darurat.

• Melengkapi kapal dengan radio komunikasi untuk menunjang koordinasi dan kebutuhan informasi saat berada di laut.

• Aktif memantau informasi dari BMKG mengenai kondisi cuaca dan gelombang laut sebelum berlayar.

Ia berharap seluruh imbauan ini dapat dipatuhi untuk mencegah kecelakaan transportasi air, terutama di tengah meningkatnya kunjungan wisata bahari di Bontang.

“Ini bukan hanya kepentingan pemerintah, tetapi tanggung jawab bersama untuk menjaga keselamatan wisatawan dan citra pariwisata Bontang,” tegasnya.(Adv)

Baca Juga  Satlinmas Kukar Resmi BKO Polres untuk Pengamanan Pilkada Serentak 2024

Reporter: Yulia.C | Editor: Icha Nawir

Ikuti Fans Page Kami

Leave a Reply