KITAMUDAMEDIA

Kasus Bimtek Dishub, Pemkot Bontang Perketat Anggaran

Wali Kota Bontang Neni Moerniaeni

KITAMUDAMEDIA, Bontang – Kasus perjalanan dinas Bimbingan Teknis (Bimtek) di Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Bontang menjadi perhatian serius Pemerintah Kota Bontang. Wali Kota Bontang, Neni Moerniaeni, menegaskan akan memperketat pelaksanaan bimtek sekaligus penggunaan anggaran perjalanan dinas.

Neni menyebut, Pemkot Bontang telah memangkas secara signifikan kegiatan bimtek sebagai bagian dari kebijakan efisiensi anggaran.

Anggaran yang sebelumnya dialokasikan untuk bimtek kini dialihkan ke sektor prioritas, seperti pembangunan daerah, peningkatan kualitas pendidikan, serta program penanganan kemiskinan dan stunting.

Neni menekankan seluruh aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan Pemkot Bontang wajib bekerja profesional dan berhati-hati dalam menjalankan setiap kegiatan pemerintahan.

“Bekerjalah secara profesional dan hati-hati. Ini menjadi pengingat bagi kita semua,” ujar Neni kepada awak media, Jumat (30/1/2026).

Meski demikian, Neni menegaskan tidak seluruh bimtek dihapus. Sejumlah kegiatan tetap dipertahankan, khususnya yang berkaitan langsung dengan peningkatan kapasitas aparatur dan pemberdayaan masyarakat.

“Seperti di Disperindagkop masih diperlukan, kemudian untuk nelayan dalam rangka pemberdayaan,” jelasnya.

Terkait dinamika internal di Dishub pasca kasus tersebut, Neni memastikan roda organisasi tetap berjalan. Pemerintah Kota Bontang akan segera menunjuk pelaksana tugas (Plt) untuk mengisi jabatan sekretaris yang kosong.

“Langsung ditunjuk nanti, kan ada di atas-atasnya bisa menggantikan,” pungkasnya.(*)

Reporter: Yulia.C | Editor: Icha Nawir

Exit mobile version