KITAMUDAMEDIA

Imam Ahmad Riskan Pimpin Pobsi Bontang, Target Juara Umum Kaltim

Imam Ahmad Riskan resmi terpilih sebagai Ketua Pobsi Bontang

KITAMUDAMEDIA, Bontang – Persatuan Olahraga Biliar Seluruh Indonesia (Pobsi) Kota Bontang memasuki fase baru. Imam Ahmad Riskan resmi terpilih sebagai ketua kepengurusan terbaru dalam musyawarah kota yang digelar Kamis (29/1/2026).

Imam mengaku pencalonannya tidak direncanakan. Dorongan komunitas biliar, pembina, serta pengurus sebelumnya menjadi alasan dirinya maju memimpin Pobsi Bontang.

“Ini amanah dari teman-teman biliar. Mereka ingin organisasi ini dibenahi setelah sebelumnya banyak persoalan. Dengan dukungan semua pihak, saya siap bertanggung jawab,” ujar Imam.

Pada tahun pertama kepemimpinannya, Imam akan fokus membenahi tata kelola organisasi dan memperkuat pembinaan atlet agar mampu bersaing di level provinsi hingga nasional.

Pobsi Bontang menargetkan lonjakan prestasi di tingkat Kalimantan Timur. Saat ini, posisi Bontang masih berada di papan tengah peringkat provinsi.

“Target jangka pendek kami adalah juara umum di Kaltim. Minimal bisa naik signifikan di kejuaraan provinsi November nanti. Setelah itu, kami bidik prestasi nasional,” katanya.

Menurut Imam, pembenahan tata kelola dan transparansi anggaran menjadi fondasi utama sebelum mengejar prestasi. Ia menegaskan organisasi olahraga harus dijalankan secara profesional dan bebas dari kepentingan pribadi.

“Kalau anggaran dikelola dengan benar dan transparan, organisasi pasti sehat. Pobsi bukan tempat mencari keuntungan pribadi, tapi wadah pembinaan atlet,” tegasnya.

Untuk memperluas pembinaan, Pobsi Bontang akan menerapkan program latihan bergilir di rumah-rumah biliar. Selain itu, rencana pendirian sekolah biliar disiapkan untuk pembinaan atlet usia pelajar.

“Latihan akan digilir tiap pekan agar semua atlet mendapat kesempatan yang sama. Ke depan, sekolah biliar penting untuk mencetak atlet muda dan regenerasi,” jelas Imam.

Pengurus juga menjadwalkan fun game dan turnamen persahabatan setiap tiga bulan guna menarik minat generasi muda sekaligus memperkuat solidaritas komunitas.

Pembina Pobsi Bontang, Firman, menilai kepengurusan baru membawa harapan bagi perkembangan biliar di daerah. Ia menekankan pentingnya mengikis stigma negatif terhadap olahraga biliar.

“Biliar itu olahraga yang mengandalkan fokus dan strategi, bukan hiburan malam. Edukasi ini harus terus disampaikan,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua III Pobsi Kalimantan Timur, David Lim Hajad Pura, menyebut terpilihnya Imam sebagai momentum konsolidasi komunitas biliar Bontang. Dukungan seluruh rumah biliar dalam musyawarah kota dinilainya sebagai sinyal kuat persatuan.

“Bontang punya potensi besar. Atletnya tidak kalah dari daerah lain. Jika dibina dengan serius, Bontang bisa menjadi kekuatan baru di Kaltim,” kata David.

Ia menambahkan, Pengprov Pobsi Kaltim siap mengawal dan mendukung pembinaan di Bontang agar mampu bersaing di tingkat provinsi maupun nasional.(*)

Reporter: Yulia.C | Editor: Icha Nawir

Exit mobile version