Awesome Logo
Tersedia ruang iklan, informasi hubungi 08125593271                    Segenap Pimpinan dan Redaksi Kita Muda Media Mengucapkan Marhaban ya... Ramadhan 1442 H, Mohon Maaf Lahir dan Batin                    Patuhi Protokol Kesehatan dan Jaga Imunitas                    Follow Medsos KITAMUDAMEDIA FB : kitamudamedia, Fan Page FB : kitamudamedia.redaksi, IG : kitamudamedia.redaksi, Youtube : kitamudamedia official                                   Selamat Menjalankan Ibadah Puasa 1442 H                         

Resmi Ditetapkan, Ini Harga Token Listrik Rumah Tangga Per 1 April 2026

KITAMUDAMEDIA — Pemerintah melalui Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) telah menetapkan harga token atau tarif listrik per 1 April 2026.

Penetapan itu berlaku untuk tarif listrik seluruh pelanggan PLN, termasuk golongan rumah tangga.

Pelaksana Tugas (Plt) Direktur Jenderal Ketenagalistrikan Kementerian ESDM Tri Winarno mengatakan, tarif listrik triwulan II (April-Juni) Tahun 2026 tidak mengalami perubahan dibandingkan periode sebelumnya.

Keputusan tidak menaikkan tarif listrik tersebut mengacu pada ketentuan yang berlaku serta mempertimbangkan kondisi ekonomi masyarakat.

“Masyarakat tidak perlu cemas, karena Pemerintah telah menetapkan tarif listrik periode triwulan II tahun 2026 tetap,” kata Tri Winarno dikutip dari laman Kementerian ESDM.

“Penetapan ini dilakukan untuk menjaga daya beli masyarakat jelang Hari Raya Idul Fitri, setelah dilakukan perhitungan terhadap berbagai parameter ekonomi makro.

Pemerintah juga mengimbau masyarakat untuk menggunakan listrik secara efisien dan bijak sebagai bagian dari upaya bersama dalam mendukung ketahanan energi nasional,” imbuhnya.

Tarif listrik rumah tangga April 2026

Sebagai informasi, pelanggan prabayar memiliki besaran tarif listrik yang sama dengan pelanggan pascabayar.
Pelanggan prabayar perlu membeli token listrik yang kemudian dimasukkan ke meteran untuk mendapatkan daya listrik.

Sementara itu, pelanggan pascabayar cukup membayar tagihan listrik setelah pemakaian dalam periode tertentu.

Berikut ini rincian lengkap harga token atau tarif listrik PLN yang berlaku pada April 2026:

Tarif listrik bersubsidi:

  • Golongan R-1/TR daya 450 VA: Rp 415 per kWh
  • Golongan R-1/TR daya 900 VA: Rp 605 per kWh.

Tarif listrik non-subsidi:

  • Golongan R-1/TR kecil daya 900 VA-RTM: Rp 1.352 per kWh
  • Golongan R-1/TR kecil daya 1.300 VA: Rp 1.444,70 per kWh
  • Golongan R-1/TR kecil daya 2.200 VA: Rp 1.444,70 per kWh
  • Golongan R-2/TR menengah daya 3.500-5.500 VA: Rp 1.699,53 per kWh
  • Golongan R-3/TR,TM besar daya di atas 6.600 VA: Rp 1.699,53 per kWh.
Baca Juga  69 Tenaga Outsourcing Disdamkartan Bontang Jalani Tes Urine Mendadak

Beli token listrik Rp 100 ribu dapat berapa kWh?

Pembelian token PLN diketahui bakal selalu disesuaikan dengan tarif dasar listrik terkini yang berlaku.

Selain itu, nominal token listrik yang dibeli juga akan dipotong Pajak Penerangan Jalan (PPJ) daerah sesuai kebijakan pemerintah setempat.

Misalnya, PPJ Jakarta berikut ini:

  • Sampai 2.200 VA: 2,4 persen
  • 3.500-5.500 VA: 3 persen
  • 6.600 VA ke atas: 4 persen.

Adapun rumus penghitungan besaran kWh yang diperoleh sebagai berikut:

  • (Nominal token – PPJ daerah) : tarif dasar listrik = kWh yang didapatkan.

Lebih rinci, berikut rincian besaran kWh yang diperoleh jika beli token Rp 100.000 untuk masing-masing golongan pelanggan rumah tangga non-subsidi di Jakarta:

Rumah tangga daya 900 VA

  • (Rp 100.000 – 2,4 persen) : Rp 1.352 = kWh yang didapatkan
  • (Rp 100.000 – Rp 2.400) : Rp 1.352 = kWh yang didapatkan Rp 97.600 : Rp 1.352 = kWh yang didapatkan
  • Rp 97.600 : Rp 1.352 = 72,19 kWh.

Rumah tangga daya 1.300-2.200 VA

  • (Rp 100.000 – 2,4 persen) : Rp 1.444,70 = kWh yang didapatkan
  • (Rp 100.000 – Rp 2.400) : Rp 1.444,70 = kWh yang didapatkan
  • Rp 97.600 : Rp 1.444,70 = kWh yang didapatkan
  • Rp 97.600 : Rp 1.444,70 = 67,56 kWh.

Rumah tangga daya 3.500-5.500 VA

  • (Rp 100.000 – 3 persen) : Rp 1.699,53 = kWh yang didapatkan
  • (Rp 100.000 – Rp 3.000) : Rp 1.699,53 = kWh yang didapatkan
  • Rp 97.000 : Rp 1.699,53 = kWh yang didapatkan
  • Rp 97.000 : Rp 1.699,53 = 57,07 kWh.

Rumah tangga daya 6.600 VA lebih

  • (Rp 100.000 – 4 persen) : Rp 1.699,53 = kWh yang didapatkan
  • (Rp 100.000 – Rp 4.000) : Rp 1.699,53 = kWh yang didapatkan
  • Rp 96.000 : Rp 1.699,53 = kWh yang didapatkan
  • Rp 96.000 : Rp 1.699,53 = 56,49 kWh.
Baca Juga  Hujan Semalaman, Jalan Imam Bonjol Terendam Banjir

Sumber: kompas.com| Editor: Redaksi

 

 

Ikuti Fans Page Kami

Leave a Reply