KITAMUDAMEDIA, Bontang – Pemerintah Kota Bontang mulai membuka peluang kerja sama pengelolaan Pulau Beras Basah dengan pihak ketiga. Hingga kini, lima investor telah menyatakan minat dan bersiap mengikuti proses seleksi.
“Sudah ada lima pihak swasta yang berminat, tetapi saat ini masih dalam proses awal. Mereka nanti harus melalui tahap presentasi dan kontestasi,” ujar Kepala Dinas Pemuda, Olahraga, dan Pariwisata (Dispopar) Bontang, Eko Mashudi, Selasa (15/4/2026).
Setiap calon pengelola diwajibkan mempresentasikan proposal dan mengikuti penilaian kompetitif sebelum pemerintah menentukan mitra kerja sama.
Eko menjelaskan, keterlibatan pihak ketiga dinilai perlu, terutama untuk menutup keterbatasan sumber daya manusia dalam pengelolaan kawasan. Selama ini, pengawasan dan pelayanan di Pulau Beras Basah belum optimal.
Tenaga operasional yang disiapkan nantinya mencakup penjaga kawasan, pengawas aktivitas wisatawan, serta petugas kebersihan.
“Jangan salah paham ya, kami serahkan pengelola ke investor bukan berarti kami jual Pulau Beras Basah, banyak masyarakat yang salah paham,” ujarnya.
Proses penetapan pengelola masih berlangsung dan melibatkan sejumlah organisasi perangkat daerah (OPD). Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) akan menangani perizinan, sementara Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD) melakukan inventarisasi aset pemerintah yang masuk dalam skema kerja sama.
“Seluruh tahapan nantinya akan kami laporkan kepada wali kota dan wakil wali kota sebelum keputusan final ditetapkan,” pungkasnya.(*)
Reporter: Yulia C. | Editor: Icha Nawir



