KITAMUDAMEDIA, Bontang – SMP Negeri 2 Bontang menerapkan sistem gabungan manual dan digital dalam pelaksanaan Asesmen Akhir Satuan Pendidikan (AASP) kelas IX. Dalam sistem tersebut, siswa mengerjakan soal di kertas ujian sebelum jawaban diinput ke aplikasi menjelang waktu ujian berakhir.
Wakil Kurikulum SMPN 2 Bontang, Jumadi, menjelaskan, siswa terlebih dahulu mengerjakan soal secara manual di kertas ujian. Lima menit sebelum waktu selesai, jawaban kemudian dimasukkan ke aplikasi untuk dikirim ke panitia Musyawarah Kerja Kepala Sekolah (MKKS).
Menurutnya, metode tersebut diterapkan untuk memadukan sistem konvensional dan digital sekaligus mempermudah proses koreksi hasil ujian.
“Jadi sistemnya anak-anak isi manual di kertas baru nanti lima menit sebelum ujian berakhir anak-anak diminta memasukkan jawabannya ke aplikasi untuk dikirim ke MKKS, ini salah satu metode untuk menghemat kertas dan mempermudah dalam mengoreksi,” ujarnya saat ditemui, Selasa (5/5/2026).
Sebanyak 254 siswa mengikuti AASP yang digelar selama lima hari, Senin–Jumat (4–8/5/2026). Ujian diikuti 13 rombongan belajar dan mencakup seluruh mata pelajaran.
Jumadi mengatakan pelaksanaan ujian sejauh ini berjalan lancar tanpa kendala berarti. Sekolah menyiapkan 13 ruang ujian dengan kapasitas 20 siswa di setiap ruangan.
“Kita menggunakan 13 ruang belajar, karena memang muridnya banyak, satu ruangan diisi 20 siswa, dan alhamdulillah dua hari ujian lancar saja tidak ada kendala,” ujarnya. (Adv)
Reporter: Yulia C.|Editor : Icha Nawir
Editor: Icha Nawir
