KITAMUDAMEDIA, Bontang – Pelaksanaan Tes Kemampuan Akademik (TKA) tingkat SMP di Kota Bontang masih menghadapi kendala, terutama pada aspek jaringan internet dan kestabilan listrik.
Jumadi, wakil bidang kurikulum SMP Negeri 2 Bontang membenarkan kondisi tersebut. Jaringan tidak stabil ketika semua siswa peserta TKA mengakses aplikasi secara bersamaan. “Saat try out masih ada kendala di jaringan internet, jadi anak-anak, kami (guru) suruh pakai tethering dari Hp masing-masing,” ungkapnya saat ditemui (30/03/2026).
Sekretaris Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Bontang, Saparudin mengakui, gangguan teknis tersebut cukup memengaruhi kelancaran ujian berbasis digital yang akan berlangsung pekan depan di sejumlah sekolah.
Sehingga, saat ini Disdikbud tengah menyiapkan langkah antisipatif agar pelaksanaan TKA pada 06 April 2026 nanti, dapat berjalan lebih optimal dan lancar.
Salah satu upaya yang akan dilakukan adalah menjalin kerja sama dengan PLN dan Telkom.
“Disdikbud akan menyurati PLN dan Telkom untuk memastikan pasokan listrik stabil serta jaringan internet tidak mengalami gangguan saat pelaksanaan ujian,” ujarnya.
Menurutnya, dukungan infrastruktur menjadi kunci utama dalam menyukseskan sistem ujian berbasis komputer. Tanpa jaringan yang memadai, proses pengerjaan soal oleh siswa dapat terganggu, bahkan berpotensi menimbulkan keterlambatan.
Selain itu, Disdikbud juga akan melakukan evaluasi menyeluruh terhadap pelaksanaan TKA yang telah berjalan, termasuk memetakan sekolah-sekolah yang masih memiliki keterbatasan sarana dan prasarana.
Ke depan, pemerintah daerah berharap sinergi dengan berbagai pihak dapat meningkatkan kualitas pelaksanaan ujian, sekaligus mendukung transformasi digital di sektor pendidikan.
Dengan langkah tersebut, pelaksanaan TKA di Bontang diharapkan dapat berlangsung lebih lancar, aman, dan minim kendala teknis. (Adv)
Reporter : Yulia.C | Editor : Redaksi



