KITAMUDAMEDIA, Bontang – Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kota Bontang menilai Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang Kepemudaan diperlukan sebagai landasan hukum untuk memperkuat pembinaan generasi muda, mulai dari pendidikan, pelatihan kerja, hingga pelestarian budaya.
Hal itu disampaikan Kepala Disdikbud Bontang, Abdu Safa Muha, saat menghadiri pembahasan Raperda Kepemudaan di DPRD Kota Bontang, Kamis (2/7/2026).
Menurutnya, dari sisi pendidikan, kelompok usia pemuda masih banyak yang berada pada jenjang pendidikan formal maupun nonformal.
“Usia 16 tahun itu pada pendidikan formal umumnya masih berada di kelas VIII atau IX SMP. Sementara di pendidikan nonformal, rentang usia peserta didik bisa mencapai 30 tahun melalui Sanggar Kegiatan Belajar (SKB),” ujarnya.
Ia menjelaskan, pendidikan nonformal juga menjadi ruang bagi pemuda untuk meningkatkan kompetensi melalui berbagai program pelatihan kerja. Salah satunya melalui Lembaga Kursus dan Pelatihan (LKP) yang bekerja sama dengan Dinas Ketenagakerjaan.
Menurutnya, program tersebut membuka peluang bagi generasi muda untuk memperoleh keterampilan yang dibutuhkan di dunia kerja, dengan sasaran peserta berusia maksimal 25 tahun.
Selain pendidikan, Disdikbud juga menyoroti pentingnya penguatan sektor kebudayaan sebagai bagian dari pembentukan karakter generasi muda. Pengenalan budaya lokal, kata Abdu Safa Muha, telah dilakukan sejak pendidikan anak usia dini hingga SMP, termasuk melalui pendidikan nonformal.
“Kami memiliki tanggung jawab untuk memperkenalkan kebudayaan sejak usia dini sekaligus mengembangkan potensi budaya yang dimiliki Kota Bontang. Pemuda adalah simbol masa depan bangsa, sedangkan kebudayaan merupakan fondasi sebuah negara,” katanya.
Ia menilai keberagaman budaya di Kota Bontang menjadi potensi yang perlu dijaga dan dikembangkan melalui regulasi yang mendukung pembinaan kepemudaan.
“Kami sangat mengapresiasi inisiatif DPRD, khususnya Komisi B, dalam menghadirkan regulasi tentang kepemudaan. Harapannya, aturan ini mampu menjadi dasar penguatan pembinaan pemuda di Kota Bontang,” pungkasnya. (Adv)
Reporter: Yulia C. | Editor: Icha Nawir
