Awesome Logo
Tersedia ruang iklan, informasi hubungi 08125593271                    Segenap Pimpinan dan Redaksi Kita Muda Media Mengucapkan Marhaban ya... Ramadhan 1442 H, Mohon Maaf Lahir dan Batin                    Patuhi Protokol Kesehatan dan Jaga Imunitas                    Follow Medsos KITAMUDAMEDIA FB : kitamudamedia, Fan Page FB : kitamudamedia.redaksi, IG : kitamudamedia.redaksi, Youtube : kitamudamedia official                                   Selamat Menjalankan Ibadah Puasa 1442 H                         

Atasi Longsor Kanaan, DPRD Bontang Kawal Usulan Drainase Permanen

KITAMUDAMEDIA, Bontang – Komisi C DPRD Bontang mendorong pembangunan drainase permanen di Kampung Timur RT 01, Kelurahan Kanaan, Bontang Barat sebagai solusi jangka panjang untuk mengatasi longsor yang berulang di Jalan Nusantara.

Komitmen itu disampaikan saat Komisi C DPRD Bontang bersama sejumlah organisasi perangkat daerah (OPD) meninjau lokasi terdampak pada Senin (6/7/2026).

Sekretaris Komisi C DPRD Bontang, Joni Alla Padang, mengatakan pembangunan drainase permanen akan diusulkan dalam pembahasan anggaran agar dapat direalisasikan melalui APBD 2027.

Menurutnya, penanganan yang dilakukan selama ini masih bersifat sementara sehingga belum mampu mengatasi penyebab utama longsor. Karena itu, dibutuhkan infrastruktur drainase permanen untuk mengendalikan aliran air dari kawasan bekas galian C.

“Persoalan ini harus diselesaikan secara permanen. Kami akan mengawal usulan perencanaannya agar masuk dalam pembahasan anggaran, sehingga pelaksanaannya bisa direalisasikan pada 2027,” ujar Joni.

Ia menjelaskan, drainase permanen tersebut dirancang membagi aliran air ke beberapa jalur agar tidak lagi terkonsentrasi menuju Jalan Nusantara. Dengan demikian, risiko longsor dan banjir di kawasan permukiman diharapkan dapat berkurang.

Di lokasi yang sama, Kepala Bidang Prasarana, Sarana, dan Utilitas (PSU) Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman dan Pertanahan (Perkim) Bontang, Anwar, mengatakan pembangunan fisik dapat dilakukan setelah status lahan yang akan digunakan memiliki kepastian hukum.

“Kalau persoalan lahannya sudah tuntas, kami siap melaksanakan pembangunan. Perkiraan kebutuhan anggaran untuk drainase permanen ini sekitar Rp2 miliar,” kata Anwar. (Adv)

Reporter: Yulia C. | Editor: Icha Nawir

Baca Juga  Komisi II Dorong Hotel Atlet Jadi Aset ProduktifDaerah: Jangan Hanya Jadi Monumen Beton

Ikuti Fans Page Kami

Leave a Reply